JAKARTA – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Masjid Istiqlal memperkuat persiapannya dengan menghadirkan fasilitas parkir bawah tanah.
Dengan demikian fasilitas parkir mampu menampung kendaraan dalam jumlah besar, seiring dengan peningkatan kunjungan jemaah yang diperkirakan mencapai ratusan ribu orang setiap malam tarawih.
Menurut Kabid Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, dua lantai area basement 1 dan 2 kini telah siap digunakan sepenuhnya.
“Masjid Istiqlal memiliki area parkir yang memadai di dalam kompleks masjid. Area tersebut berada di basement 1 dan 2,” ujarnya diikutip dari RRI di Jakarta, Rabu (18/02/226).
Abu menjelaskan, kepadatan kendaraan biasanya terjadi saat akhir pekan dan pada sepuluh malam ganjil terakhir Ramadan, ketika banyak umat Islam berburu malam Lailatul Qadar.
Pada momen tersebut, pengelola menyiapkan pengaturan lalu lintas khusus agar akses ke kawasan masjid tetap lancar.
“BPMI juga melakukan pengaturan tambahan selama Ramadan. Kami berkoordinasi dengan pihak terkait guna mendukung kelancaran akses jemaah,” katanya.
Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Istiqlal kini memiliki daya tampung lebih dari 100.000 jemaah, mencakup ruang utama, selasar, serta area pelataran.
“Secara keseluruhan Masjid Istiqlal mampu menampung lebih dari 100.000 jemaah. Kapasitas itu tersebar di ruang utama, selasar, dan pelataran,” ucapnya.
Untuk menghindari kemacetan dan antrean panjang di pintu masuk, pengelola menghimbau masyarakat datang lebih awal dan mengutamakan penggunaan transportasi publik, seperti TransJakarta, KRL, dan MRT, yang terintegrasi langsung dengan kawasan masjid.
“Masyarakat diimbau datang lebih awal saat hendak tarawih. Kami juga menyarankan penggunaan transportasi umum agar tidak terjadi kepadatan,” ujarnya.
Selain penataan lalu lintas, peningkatan kenyamanan dan keamanan jemaah juga diperhatikan secara serius.
Petugas keamanan bersama pengatur arus kendaraan akan berjaga di berbagai titik strategis selama bulan Ramadan berlangsung, memastikan seluruh proses ibadah malam berjalan tertib dan kondusif.***