Kejutan besar kembali menguncang bursa pembalap Formula 1. Esteban Ocon dipastikan resmi hengkang dari skuat TGR Haas F1 Team pada penghujung musim 2026. Keputusan ini menempatkan masa depan pembalap asal Prancis tersebut di panggung F1 dalam situasi penuh teka-teki.
Langkah perpisahan ini diumumkan secara resmi pada Rabu (30/9/2026), hanya beberapa hari setelah Ocon secara terbuka menyatakan dirinya sebagai free agent untuk musim 2027 di sela-sela gelaran Azerbaijan Grand Prix.
Meskipun hengkangnya Ocon berpotensi membuatnya terancam tanpa kursi balap pada 2027, sang pembalap menegaskan sikap pantang menyerah.
“Masa saya bersama Haas F1 Team akan berakhir di akhir musim 2026. Saya pergi dengan kepala tegak dan bangga atas performa saya, meski berada di situasi yang tak selalu mudah akibat berbagai faktor di luar kendali saya,” tegas Ocon.
“Saya masih sangat termotivasi dan haus kemenangan. Ini jelas-jelas bukan akhir dari karier Formula 1 saya!” tambahnya.
Opsi Kursi Kian Menipis di Musim 2027
Peluang Ocon untuk bertahan di grid F1 musim depan terbilang sangat tipis. Pasalnya, hampir seluruh tim telah mengunci barisan pembalap mereka, dengan tersisa opsi yang amat terbatas seperti Racing Bulls yang belum mengonfirmasi jajaran resmi untuk 2027.
Skenario paling realistis bagi Ocon pada tahap akhir bursa ini adalah mengamankan posisi sebagai reserve driver (pembalap cadangan) demi membuka jalan kembali menjadi pembalap utama pada musim 2028.
Apresiasi dari Manajemen Haas
Tak lama setelah pernyataan Ocon meluncur, Haas merilis konfirmasi resmi perpisahan kedua pihak. Prinsipal Tim Haas, Ayao Komatsu, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi dan dedikasi profesional Ocon sejak bergabung pada 2025.
“Pengalaman mengemudi dan masukan teknis Esteban sangat signifikan dalam proses pengembangan mobil VF-26 kami di tengah perubahan regulasi besar musim ini. Fokus kami saat ini adalah bekerja maksimal hingga seri penutup,” terang Komatsu.
Pihak Haas belum mengumumkan sosok pengganti Ocon secara resmi. Kendati demikian, pembalap muda dari program Ferrari Junior yang saat ini bersinar di F2, Rafael Camara, digadang-gadang menjadi kandidat terkuat untuk mengisi kursi pendamping Oliver Bearman pada F1 2027.