Sejumlah daerah di Indonesia bersiap menyambut beroperasinya Sekolah Rakyat mulai esok hari. Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kondisi gizi hingga pembenahan ruang kelas dan kesiapan tenaga pendidik.
Di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebanyak 80 dari 100 siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Sentra Efata. Para siswa sudah tiba sejak Jumat malam. Sebanyak 10 tenaga kesehatan dari Puskesmas Naibonat diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan fisik lengkap, termasuk tinggi badan, berat badan, dan status gizi.
Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan para siswa sebelum memulai aktivitas belajar. Jika ditemukan masalah kesehatan tertentu, siswa akan segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Sementara itu, Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul tengah melakukan pembenahan infrastruktur gedung untuk persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang akan dimulai pada Senin, 14 Juli 2025. Kepala Sekolah, Agus Ristanto, menyampaikan bahwa persiapan gedung yang menggunakan fasilitas milik Kementerian Sosial ini telah mencapai 80 persen.
Pihak sekolah saat ini masih berkoordinasi mengenai posisi operator sekolah yang berada di dua lokasi berbeda. Namun, jumlah tenaga pengajar telah dinyatakan lengkap.
Tahun ajaran baru ini, Sekolah Rakyat Menengah Atas 19 Bantul menerima 200 murid yang terdiri dari 81 siswa dan 119 siswi, seluruhnya berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di Kabupaten Bantul, Gunungkidul, dan Kulonprogo.
Caption | Admin: Farraa
???? Jangan lupa LIKE, COMMENT, dan SUBSCRIBE untuk update terbaru seputar informasi terbaru dari Garuda TV!
???? Aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan video terbaru dari kami!
