JAKARTA – Setiap Ramadan, umat Islam kerap dihadapkan pada pilihan antara melaksanakan salat Tarawih berjemaah di masjid atau sendirian di rumah. Sebagian merasakan semangat kebersamaan melalui jemaah, sementara yang lain memilih kenyamanan ibadah pribadi.
Salat Tarawih merupakan sunah muakkadah yang hanya dilaksanakan pada bulan Ramadan setelah salat Isya. Hukumnya sunah, bukan wajib, sehingga dapat dilakukan sendiri maupun berjemaah.
Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ (3/526) menegaskan: “Salat Tarawih hukumnya sunah sesuai dengan konsensus para ulama. Boleh dilaksanakan sendiri-sendiri dan berjemaah. Maka mana yang lebih utama? Ada dua pendapat yang terkenal, yang sahih sesuai dengan kesepakatan rekan-rekan kami bahwa berjemaah lebih utama, dan yang kedua adalah sendiri-sendiri lebih utama.”
Hadis riwayat Bukhari dan Muslim menyebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW sempat memimpin Tarawih berjamaah beberapa malam, namun tidak melanjutkannya agar tidak diwajibkan bagi umat. Hal ini menunjukkan bahwa Tarawih berjemaah dianjurkan, tetapi tetap memberi ruang bagi umat untuk melaksanakannya secara individu.
Mayoritas ulama, termasuk Imam Syafi’i, Abu Hanifah, dan Ahmad bin Hanbal, berpendapat Tarawih berjemaah lebih utama karena mengikuti praktik sahabat dan memperkuat ukhuwah. Majelis Tarjih Muhammadiyah juga menilai Tarawih berjemaah membawa peluang pahala lebih besar serta memupuk kecintaan terhadap masjid.
Namun, sejumlah ulama menekankan bahwa Tarawih sendirian tetap sah, terutama bagi mereka yang hafal Al-Qur’an atau membutuhkan ketenangan ibadah. Imam al-Mawardi dalam al-Hawi al-Kabir menyebut Tarawih sendiri bisa lebih baik bila membantu kekhusyukan dan tidak menimbulkan kemalasan.
Tarawih berjemaah memiliki nilai sosial yang kuat, mempererat hubungan komunitas dan memotivasi ibadah. Sementara Tarawih sendirian memberi ruang refleksi pribadi dan penghayatan ayat-ayat Al-Qur’an.
Intinya, baik berjemaah maupun sendirian, salat Tarawih tetap sah dan bernilai ibadah. Yang terpenting adalah kekhusyukan dan niat ikhlas dalam menjalankannya.