TANGERANG – Ratusan personel TNI Angkatan Laut, dibantu oleh sejumlah nelayan berhasil membongkar pagar laut mesterius yang membentang sepanjang 30,16 kilometer di pesisir Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu pagi. Pembongkaran yang dimulai di enam belas desa pada enam kecamatan di pesisir pantai utara tersebut dilakukan atas perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
Pagar laut yang sulit diakses nelayan ini menghambat aktivitas pencarian ikan mereka. Pembongkaran dilakukan dengan cara mencabut satu per satu bambu yang membentuk pagar tersebut, menggunakan tali tambang yang diikatkan pada setiap tiang bambu, lalu menariknya dengan perahu nelayan.
Menurut Danlantamal Tiga Jakarta, Brigadir Jenderal TNI Marinir Harry Indarto, sebanyak 600 personel TNI AL dikerahkan dalam proses ini, ditambah sejumlah nelayan setempat. Pembongkaran difokuskan pada jarak dua kilometer pada hari pertama, karena panjang total pagar laut ini terlalu besar untuk diselesaikan dalam satu hari.
Sebelum pelaksanaan pembongkaran, TNI AL terlebih dahulu melakukan pengecekan kedalaman laut serta kedalaman tancapan bambu pagar, untuk memastikan kelancaran operasi tersebut. Pembongkaran pagar laut ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya untuk memberikan kenyamanan dan akses lebih baik bagi nelayan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
