PAPUA – TNI Angkatan Laut kembali mengerahkan unsur kapal perang untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Halmahera Utara dan Halmahera Barat, Maluku Utara. Bantuan tersebut diberangkatkan dari Dermaga Markas Komando Daerah TNI AL (Mako Kodaeral) XIV Sorong dengan menggunakan KRI Tatihu.
Pelepasan bantuan dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral XIV, Laksamana Muda TNI Djatmoko, dalam seremoni militer yang digelar pada Rabu (28/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari operasi dukungan kemanusiaan TNI AL untuk membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Sebelum keberangkatan, Komandan Kodaeral XIV bersama perwakilan instansi pemerintah dan sejumlah perusahaan yang terlibat dalam pengiriman bantuan meninjau langsung muatan logistik di atas geladak KRI Tatihu. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan keamanan serta kelayakan barang selama pelayaran lintas laut menuju wilayah tujuan.
Bantuan yang dikirim mencakup berbagai kebutuhan dasar masyarakat terdampak, mulai dari bahan pokok, perlengkapan darurat, hingga logistik pendukung lainnya. Seluruh muatan kemudian secara resmi diserahkan di sisi lambung kapal kepada Komandan KRI Tatihu, Mayor Laut (P) Dedimus Erick Pow. Perwira TNI AL tersebut saat ini menjalankan operasi Bawah Kendali Operasi Gugus Keamanan Laut Koarmada III dan akan memimpin distribusi bantuan ke posko-posko darurat di lokasi terdampak.
Jajaran Kodaeral XIV menegaskan bahwa misi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan TNI AL untuk hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat. Kegiatan tersebut juga sejalan dengan arahan pimpinan TNI Angkatan Laut agar unsur matra laut tidak hanya berfokus pada tugas pertahanan dan pengamanan wilayah perairan, tetapi juga aktif dalam operasi sosial dan kemanusiaan.
Kehadiran kapal perang dalam misi bantuan dinilai efektif karena memiliki daya jangkau tinggi ke wilayah kepulauan serta mampu mengangkut logistik dalam jumlah besar. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kebutuhan warga yang masih menghadapi keterbatasan akses pascabencana.
Acara pelepasan turut dihadiri Wakil Komandan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tommy Herlambang, para pejabat utama dan komandan satuan di lingkungan Kodaeral XIV, serta sejumlah pejabat TNI AL dari Koarmada III dan Pasmar 3. Selain unsur militer, perwakilan lembaga dan perusahaan seperti SKK Migas Papua Maluku, Petrogas Basin Ltd, Pertamina EP, PT IPP, serta BRI Kota Sorong juga terlibat dalam dukungan bantuan.
Kolaborasi antara TNI AL dan berbagai pemangku kepentingan ini memperkuat sinergi dalam penanganan bencana di wilayah kepulauan timur Indonesia yang kerap menghadapi tantangan distribusi logistik akibat kondisi geografis.