JAKARTA – Tanggal 14 September mencatat berbagai momen krusial dalam sejarah dunia, mulai dari peristiwa tragis pembunuhan pemimpin negara hingga tonggak penting di bidang energi dan eksplorasi luar angkasa.
Peristiwa bersejarah ini tidak hanya membentuk dinamika global, tapi juga memberikan pelajaran berharga bagi generasi mendatang. Berikut rangkuman lengkap peristiwa penting yang terjadi pada 14 September, berdasarkan catatan sejarah terpercaya.
1. Tragedi Pembunuhan Presiden AS William McKinley pada 1901
Salah satu peristiwa paling mengguncang di awal abad ke-20 adalah kematian Presiden Amerika Serikat ke-25, William McKinley, yang tewas akibat luka tembak pada 14 September 1901. Penembakan mematikan itu terjadi tepat seminggu sebelumnya, pada 6 September 1901, di Buffalo, New York, saat McKinley sedang menghadiri acara resepsi publik.
McKinley, yang dikenal sebagai arsitek kebijakan imperialisme AS pasca-Perang Spanyol-Amerika, menjadi korban seorang anarkis bernama Leon Czolgosz. Insiden ini tidak hanya mengejutkan dunia, tapi juga memicu perubahan signifikan dalam protokol keamanan presiden AS. Theodore Roosevelt kemudian dilantik sebagai presiden pengganti, membuka era baru dalam politik Amerika. Peristiwa ini menjadi pengingat akan ancaman ekstremisme yang masih relevan hingga kini di tengah isu keamanan global.
2. Pendirian OPEC: Tonggak Ekonomi Minyak Dunia pada 1960
Pada 14 September 1960, dunia energi berubah drastis dengan berdirinya Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) di Bagdad, Irak. Organisasi ini dibentuk oleh lima negara pendiri—Irak, Iran, Arab Saudi, Kuwait, dan Venezuela—untuk menyatukan suara produsen minyak dalam menghadapi dominasi perusahaan multinasional.
Tujuan utama OPEC adalah menegosiasikan isu produksi, harga, dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak besar. Bagi Indonesia, keanggotaan sejak 1962 membawa manfaat ekonomi pasca-kemerdekaan, meski akhirnya mundur pada 2008 setelah menjadi importir minyak sejak 2003 dan kesulitan memenuhi kuota produksi. Hingga hari ini, OPEC memengaruhi fluktuasi harga minyak global, terutama di tengah transisi energi terbarukan. Peristiwa ini menandai awal dari geopolitik minyak yang memengaruhi perekonomian dunia, termasuk Indonesia sebagai negara berkembang.
3. Jepang Capai Prestasi Luar Angkasa dengan Peluncuran Selene (Kaguya) pada 2007
Kemajuan teknologi antariksa Jepang mencapai puncak baru pada 14 September 2007, ketika negara itu meluncurkan pesawat luar angkasa pertama menuju Bulan bernama Selene. Pesawat ini, yang merupakan singkatan dari Selenological and Engineering Explorer, juga dikenal dengan julukan Kaguya—terinspirasi dari dongeng rakyat Jepang tentang seorang putri dari Bulan.
Peluncuran dilakukan dari Pusat Antariksa Tanegashima, sebuah fasilitas strategis di pulau Tanegashima yang berjarak sekitar 1.000 kilometer selatan Tokyo. Misi Kaguya bertujuan memetakan permukaan Bulan secara detail dan mengumpulkan data ilmiah untuk eksplorasi masa depan.
Keberhasilan ini memperkuat posisi Jepang sebagai kekuatan utama di bidang aerospace, sekaligus mendorong kolaborasi internasional seperti dengan NASA. Di era saat ini, di mana persaingan luar angkasa semakin ketat, peristiwa ini menjadi inspirasi bagi negara-negara Asia dalam mengembangkan teknologi ruang angkasa.
Peristiwa-peristiwa bersejarah pada 14 September ini menunjukkan bagaimana satu tanggal bisa menyimpan narasi tragedi, inovasi, dan perubahan sosial-ekonomi yang mendalam.
Dari pembunuhan politik hingga kemajuan sains, semuanya membentuk dunia modern seperti yang kita kenal hari ini.