JAKARTA – Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan sejumlah bencana yang terjadi di Indonesia, dengan bencana hidrometeorologi basah menjadi fenomena dominan. Hingga Selasa (28/1) pagi, beberapa wilayah telah mengalami dampak yang signifikan dari banjir dan tanah longsor.
Salah satu peristiwa tragis adalah tanah longsor yang terjadi di Mamuju, Sulawesi Barat pada Minggu (26/1), menelan korban jiwa sebanyak 4 orang meninggal dan 4 lainnya luka-luka. Longsor yang melanda Dusun Tamansari, Kelurahan Mamunyu tersebut dipicu oleh hujan deras, yang juga menyebabkan penghentian sementara operasi pencarian hingga cuaca membaik.
Selain itu, banjir juga melanda beberapa daerah. Di Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, banjir merendam 179 rumah di 4 desa pada Sabtu (25/1) akibat naiknya permukaan air akibat air pasang. Kondisi terkini menunjukkan air mulai surut dengan ketinggian sekitar 5-20 cm.
Banjir serupa juga terjadi di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (26/1), yang menggenangi 5 desa di tiga kecamatan. Di Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, banjir yang dipicu oleh hujan deras juga menggenangi sejumlah pemukiman dan mengganggu fasilitas publik, termasuk 3 sekolah dan 470 hektar sawah. Banjir serupa juga melanda Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan 393 rumah terendam di Kelurahan Krapyak Rejo.
Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang menyebabkan satu korban jiwa dan kerusakan rumah. Pemerintah setempat bersama tim gabungan terus melakukan upaya darurat untuk menangani situasi ini.
