JAKARTA — Kehadiran Van Basty Sousa sebagai rekrutan anyar Persija Jakarta langsung membuahkan impresi positif.
Gelandang asal Brasil itu mengaku tidak menemukan hambatan dalam beradaptasi dengan atmosfer tim Macan Kemayoran sejak resmi diperkenalkan ke publik pekan lalu.
Adaptasi kilat Sousa menjadi sorotan karena ia langsung menyatu dengan ritme dan dinamika permainan Persija.
Sosok berusia 31 tahun ini merasa diterima dengan hangat oleh tim dan staf pelatih, yang sebagian besar berasal dari negeri kelahirannya, Brasil.
“Saya sangat senang berada di sini (Persija). Saya merasa nyaman dan saya cepat beradaptasi dengan rekan-rekan tim,” ujar Sousa seperti dikutip dari laman resmi Persija pada Sabtu.
Kehadiran rekan senegara turut mempercepat proses penyesuaian Sousa.
Persija saat ini memang tengah mengandalkan deretan pemain dan pelatih asal Brasil seperti Carlos Eduardo, Gustavo, Fabio Silva, serta sang pelatih kepala Mauricio Souza. Kombinasi tersebut menciptakan iklim kerja yang akrab bagi Sousa.
Meski baru bergabung, Sousa tidak ragu menyampaikan pujian kepada Mauricio Souza. Ia menilai pelatih tersebut bukan sekadar pengatur strategi, tetapi juga mentor yang membantunya memahami filosofi permainan Persija.
“Saya sangat puas dengannya. Pelatih melakukan pekerjaan yang sangat baik, dan kami bekerja sama untuk memahami dan terhubung melalui model kerja yang dia terapkan,” tutur pemain yang pernah merumput di klub Brasil seperti Nautico Capibaribe dan Lodrina-PR itu.
Sousa menjadi salah satu dari empat nama baru yang diperkenalkan Persija menjelang bergulirnya Liga 1 musim depan. Tiga pemain lainnya adalah Eksek Runtukahu, bek naturalisasi Jordi Amat, dan penyerang Fabio Silva.
Bagi Sousa, bergabung dengan Persija adalah pengalaman pertama memperkuat klub luar negeri setelah sebelumnya membela lebih dari selusin tim domestik di Brasil. Keputusannya menyeberang ke Asia menandai fase baru dalam karier profesionalnya yang terus berkembang.
Dengan kehadiran pemain-pemain berkualitas dan atmosfer tim yang solid, Persija berharap Sousa bisa menjadi penggerak lini tengah dan mempercepat proses transisi tim menuju target ambisius musim depan.***
