JAKARTA — Minum kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama Gen Z, baik untuk memulai hari maupun menemani aktivitas. Namun, saat bulan Ramadan yang jatuh pada Kamis (19/2/2026), umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga azan magrib.
Kondisi tersebut membuat sebagian orang bertanya-tanya mengenai waktu yang aman dan tepat untuk mengonsumsi kopi selama berpuasa. Mengutip informasi kesehatan dari Alodokter, berikut waktu yang tepat untuk minum kopi saat puasa:
Waktu Terbaik Minum Kopi Saat Puasa
Secara umum, kopi aman diminum saat berbuka puasa, selama tidak ada kondisi medis tertentu yang melarangnya. Namun, kopi sebaiknya tidak dikonsumsi langsung saat perut masih kosong. Dianjurkan untuk terlebih dahulu minum air putih dan mengonsumsi makanan ringan atau takjil sebelum menyeruput kopi.
Mengisi perut lebih dulu dapat membantu menurunkan risiko peningkatan asam lambung yang kerap muncul akibat konsumsi kopi dalam kondisi perut kosong. Setelah tubuh mulai beradaptasi dengan asupan makanan, kopi dapat dikonsumsi dengan lebih aman.
Meski diperbolehkan, konsumsi kopi tetap perlu dibatasi. Idealnya, cukup satu hingga dua cangkir dalam sehari. Kandungan kafein yang berlebihan berpotensi menyebabkan gangguan tidur, yang pada akhirnya dapat mengurangi konsentrasi dan stamina selama menjalani puasa keesokan harinya.
Kualitas tidur yang baik selama Ramadan berperan penting dalam menjaga fokus, suasana hati, serta daya tahan tubuh agar ibadah puasa dapat dijalani dengan optimal.
Secara keseluruhan, minum kopi saat berbuka puasa tidak dilarang dan relatif aman bagi kesehatan, selama dilakukan secara bijak dan dalam kondisi tubuh yang fit. Selain membatasi jumlahnya, pemilihan jenis kopi juga perlu diperhatikan.
Bagi yang memiliki keluhan pencernaan atau asam lambung, disarankan untuk minum kopi saat puasa dengan tingkat keasaman dan kafein yang lebih rendah, seperti kopi dark roast, kopi instan, kopi chicory, atau espresso. Jenis kopi tersebut umumnya lebih ramah di lambung sehingga tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu kesehatan.