BOGOR — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menghadiri prosesi wisuda mahasiswa IPB University di Graha Widya Wisuda (GWW) Kampus IPB, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026). Prosesi wisuda ini dilakukan langsung oleh Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan beserta seluruh sivitas akademika.
Dalam kesempatan tersebut, Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar hadir sebagai lulusan mahasiswa program doktoral Ilmu Manajemen Bisnis IPB University dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0 alias cumlaude.
“Bagi saya, IPB merupakan kampus dengan passing grade yang tinggi dan tingkat disiplin tinggi. Jadi saya sangat bangga menjadi lulusan IPB University ini,” kata Wamentan Sudaryono disambut riuh tepuk tangan daripara wisudawan-wisudawati dan tamu undangan saat menyampaikan sambutan perwakilan mahasiswa wisuda.
Sebagaimana diketahui, Wamentan Sudaryono resmi meraih gelar Doktor setelah menjalani sidang promosi doktor di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Senin (15/12/2025) lalu.
Dalam sidang tersebut, Wamentan Sudaryono mempertahankan disertasi berjudul “Evaluasi dan Strategi Optimisasi Kinerja BUMN Pasca Kebijakan Holdingisasi di Indonesia”.
Disertasi tersebut mengkaji penguatan tata kelola dan kinerja Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pasca kebijakan holdingisasi sebagai bagian dari transformasi kelembagaan.
Dalam kesempatan wisuda, ia menyampaikan pesan inspiratif kepada para lulusan. Ia menegaskan bahwa para wisudawan merupakan generasi terpilih yang memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
“Anda semua adalah the chosen one, orang-orang yang terpilih. Orang-orang yang terpilih sedikit di antara yang banyak yang bisa masuk ke kampus terbaik yang namanya IPB University,” katanya.
Menurutnya, capaian akademik bukan sekedar keberhasilan pribadi, tetapi amanah untuk memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Gelar yang disematkan hari ini berarti kita punya tanggung jawab, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memikirkan dan membantu orang-orang di luar sana,” paparnya.
Ia juga mendorong generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan kerja keras sebagai bekal menghadapi masa depan.
“Kerja keras dan persiapan yang baik mungkin tidak menjamin keberhasilan, tetapi memperbesar peluang untuk berhasil,” ujarnya.
Sebelumnya, Sudaryono menamatkan pendidikan S1 di National Defense Academy of Japan pada 2009, kemudian melanjutkan studi magister manajemen dengan gelar double degree (MM & MBA) di Swiss German University sebelum menempuh pendidikan doktor di IPB.
Ia berharap pencapaian akademik tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus belajar dan berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian berbasis ilmu pengetahuan dan pendekatan sains.
