JAKARTA – Timnas Belanda meraih kemenangan pertama bersama Xavi Hernandez setelah menaklukkan Serbia 2-1 pada matchday kedua UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Rajko Mitic, Belgrade, Minggu (27/9/2026).
Mexx Meerdink menjadi pahlawan kemenangan Oranje lewat dua golnya pada menit ke-30 dan 69. Sementara Serbia hanya mampu membalas melalui Luka Jovic sesaat setelah babak kedua dimulai. Hasil ini membuat Belanda mengoleksi empat poin dari dua pertandingan Grup A2.
Xavi Langsung Tunjukkan Identitas Permainan
Sejak awal pertandingan, Belanda terlihat berusaha mengontrol permainan lewat penguasaan bola dan sirkulasi umpan. Oranje mencatat 67 persen penguasaan bola, 634 operan, serta menghasilkan 25 tembakan dengan nilai expected goals (xG) mencapai 2,75.
Serbia yang bermain lebih reaktif hanya menguasai 33 persen bola dan membuat 11 tembakan dengan xG 1,41. Perbedaan tersebut menunjukkan Belanda bukan hanya unggul dalam penguasaan wilayah, tetapi juga lebih banyak menghasilkan ancaman di sepertiga akhir.
Xavi menggunakan formasi dasar 4-3-3 dengan Joey Veerman, Ryan Gravenberch, dan Tijjani Reijnders sebagai penghubung permainan. Struktur tersebut membuat Belanda bisa mempertahankan bola sekaligus membuka ruang di sisi kanan melalui Denzel Dumfries.
Gol pertama juga lahir dari pergerakan Crysencio Summerville yang mendapatkan pelanggaran di kotak penalti. Meerdink kemudian menjalankan tugas tersebut dan membawa Belanda unggul pada menit ke-30.
Respons Xavi Setelah Serbia Menyamakan Skor
Serbia berhasil menyamakan kedudukan hanya 54 detik setelah babak kedua dimulai. Luka Jovic memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti setelah Bart Verbruggen lebih dulu menggagalkan peluang pemain Serbia.
Situasi tersebut sempat membuat momentum pertandingan berpindah ke tuan rumah. Namun, Belanda tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali mengambil kendali. Xavi menjaga struktur serangan tetap agresif dan Belanda kembali menciptakan peluang melalui Dumfries serta Ruben van Bommel.
Keputusan Xavi memasukkan Guus Til pada menit ke-67 juga langsung memberikan dampak. Dua menit setelah masuk, Til mengirim umpan terobosan yang diteruskan Meerdink menjadi gol kedua Belanda pada menit ke-69. Pergantian pemain tersebut memperlihatkan kemampuan Xavi membaca kebutuhan tim ketika pertandingan memasuki fase penting.
Xavi Belum Puas, tapi Belanda Mulai Terlihat Matang
Menariknya, Xavi tidak menganggap penampilan Belanda sudah sempurna. Setelah laga, ia menilai timnya masih dapat meningkatkan kualitas high press, mid-block, dan koordinasi garis pertahanan.
Meski demikian, Xavi menilai Belanda memang layak meraih kemenangan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Meerdink yang mencetak dua gol sekaligus bekerja untuk tim sepanjang pertandingan.
Selain Meerdink, Joey Veerman mendapat pujian khusus dari Xavi. Sang pelatih menilai Veerman tampil sangat baik dalam memberikan umpan dan membantu rekan-rekannya membangun serangan.
Kemenangan atas Serbia akhirnya menjadi gambaran awal mengenai pendekatan Xavi bersama Belanda: menguasai permainan, tetap agresif setelah kehilangan keunggulan, dan mampu melakukan perubahan yang langsung berdampak.
Setelah bermain imbang 1-1 melawan Jerman pada laga debutnya, Xavi kini membawa Belanda meraih kemenangan sekaligus menjaga Oranje tetap tak terkalahkan dalam dua pertandingan awal Nations League.