JAKARTA — Investasi saham semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama generasi muda yang ingin mengembangkan dana untuk masa depan. Namun, sebelum terjun langsung, pemahaman dasar tentang istilah saham menjadi hal sangat penting agar tidak salah langkah. Memahami berbagai istilah saham membantu investor pemula membuat keputusan lebih bijak dan mengurangi risiko kerugian.
Berikut 10 istilah saham yang perlu diketahui oleh investor pemula:
1. Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan atas sebagian perusahaan. Ketika membeli saham, berarti seseorang telah menjadi pemilik kecil dari perusahaan tersebut dan berhak atas bagian keuntungan serta pengaruh dalam pengambilan keputusan besar melalui Rapat Umum Pemegang Saham.
2. Bursa Efek
Bursa efek adalah pasar resmi tempat transaksi jual beli saham berlangsung. Di Indonesia, semua perdagangan saham terpusat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan. Transaksi dilakukan secara elektronik melalui aplikasi sekuritas berizin.
3. Emiten
Emiten adalah perusahaan yang menerbitkan dan menawarkan saham kepada publik. Setiap emiten memiliki kode saham unik dan memilih emiten yang berkualitas menjadi kunci sukses investasi jangka panjang.
4. Lot
Di Indonesia, saham diperdagangkan dalam satuan lot. Satu lot setara dengan 100 lembar saham. Artinya, investor tidak bisa membeli kurang dari 100 lembar. Aturan ini bertujuan menjaga likuiditas dan efisiensi pasar. Sejak 2023, beberapa saham blue chip sudah bisa dibeli dengan lot lebih kecil berkat kebijakan fraksional lot di beberapa platform.
5. Harga Saham
Harga saham ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan di pasar. Harga terus berfluktuasi setiap hari perdagangan. Investor perlu memantau pergerakan harga melalui aplikasi trading untuk menentukan waktu beli atau jual yang tepat.
6. Capital Gain
Capital gain adalah keuntungan yang diperoleh dari selisih harga jual lebih tinggi daripada harga beli. Contohnya, membeli saham seharga Rp1.000 per lembar lalu menjualnya Rp1.500 per lembar menghasilkan capital gain Rp500 per lembar. Keuntungan ini menjadi daya tarik utama investasi saham.
7. Capital Loss
Berkebalikan dengan capital gain, capital loss terjadi saat menjual saham dengan harga lebih rendah dari harga beli. Kerugian ini wajar dalam investasi dan bisa diminimalkan dengan strategi diversifikasi serta analisis fundamental yang baik.
8. Dividen
Dividen adalah bagian laba perusahaan yang dibagikan kepada pemegang saham. Besaran dividen ditentukan dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan biasanya dibayarkan secara tunai atau saham tambahan. Tidak semua emiten rutin membagikan dividen, tergantung kebijakan dan kondisi keuangan perusahaan.
9. Blue Chip
Saham blue chip merujuk pada saham perusahaan besar, mapan, dengan kinerja keuangan stabil dan reputasi baik. Contohnya saham bank besar atau perusahaan consumer goods ternama. Saham jenis ini umumnya lebih tahan terhadap gejolak pasar sehingga cocok untuk investor pemula yang mengutamakan keamanan.
10. Risiko
Setiap investasi saham mengandung risiko. Harga bisa turun drastis akibat faktor ekonomi makro, kinerja perusahaan buruk, atau sentimen pasar negatif. Investor perlu memahami prinsip high risk high return dan selalu melakukan riset sebelum membeli saham.