Negara penghasil sampah terbanyak di dunia terus menjadi sorotan karena dampaknya yang signifikan terhadap lingkungan.
Di Indonesia sendiri, sampah juga masih menjadi isu penting yang belum ada jalan keluarnya.
Sebagai contoh, fenomena sampah kiriman di Pantai Ancol, Jakarta Utara. PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) terus mencatat lonjakan sampah yang terbawa arus laut, terutama saat curah hujan tinggi.
Sejak awal 2025, kawasan wisata ini menghadapi tantangan dalam menjaga kebersihan pantai akibat volume sampah yang meningkat.
Fenomena ini bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan refleksi dari kondisi global, di mana beberapa negara menghasilkan jumlah sampah yang luar biasa besar.
Lalu, negara mana saja yang termasuk dalam daftar negara penghasil sampah terbanyak di dunia? Apakah Indonesia benar-benar masuk lima besar? Simak daftarnya berikut ini!
Deretan Negara Penghasil Sampah Terbanyak di Dunia
Berdasarkan laporan “The Atlas of Sustainable Development Goals 2023” yang dirilis oleh World Bank, beberapa negara mencatat produksi sampah yang sangat tinggi pada tahun 2020.
Berikut adalah daftar negara penghasil sampah terbanyak di dunia beserta jumlah limbah yang mereka hasilkan:
1. China
China menempati posisi pertama sebagai negara penghasil sampah terbanyak di dunia, dengan total produksi mencapai 392,08 juta ton per tahun atau sekitar 282 kg per kapita.
Sebagai negara dengan populasi terbesar kedua dan ekonomi yang berkembang pesat, produksi limbah di China terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri dan konsumsi masyarakat.
2. Amerika Serikat
Amerika Serikat berada di posisi kedua dengan total produksi sampah mencapai 265,22 juta ton atau 812 kg per kapita.
Meskipun jumlah penduduknya lebih sedikit dibandingkan China, tingkat konsumsi yang tinggi di negara maju ini menjadikannya salah satu penyumbang sampah terbesar di dunia.
3. India
India, negara dengan populasi terbesar di dunia, menghasilkan sekitar 189,75 juta ton sampah per tahun atau 140 kg per kapita.
Rendahnya angka sampah per kapita disebabkan oleh tingkat pendapatan yang lebih rendah dibandingkan negara maju, namun jumlah penduduk yang besar tetap menjadikan India sebagai negara penghasil sampah terbanyak di dunia.
4. Brasil
Brasil mencatat produksi sampah sebesar 79,06 juta ton per tahun atau 379 kg per kapita.
Sebagai negara berkembang dengan perekonomian yang terus tumbuh, tingkat konsumsi masyarakat Brasil turut berkontribusi pada tingginya jumlah limbah.
5. Indonesia
Indonesia menempati peringkat kelima dalam daftar negara penghasil sampah terbanyak di dunia, dengan total produksi mencapai 65,2 juta ton per tahun atau 250 kg per kapita.
Minimnya kesadaran akan pengelolaan sampah serta meningkatnya jumlah penduduk menjadi faktor utama tingginya produksi limbah di Indonesia.
6. Rusia
Sebagai negara dengan wilayah terluas di dunia, Rusia menghasilkan sekitar 60 juta ton sampah per tahun.
Jumlah ini hampir setara dengan Indonesia, tetapi produksi sampah per kapitanya lebih tinggi, mencapai 419 kg.
7. Meksiko
Meksiko mencatat produksi sampah sebesar 53,1 juta ton per tahun, dengan rata-rata 422 kg per kapita.
Sebagai negara dengan ekonomi menengah ke atas, konsumsi masyarakat yang tinggi menjadi faktor utama meningkatnya jumlah sampah.
8. Jerman
Jerman, sebagai negara maju di Eropa, menghasilkan 50,62 juta ton sampah per tahun atau sekitar 609 kg per kapita. Tingginya angka ini berkaitan dengan pola konsumsi masyarakat serta aktivitas industri yang masif.
9. Jepang
Jepang, salah satu negara paling maju di Asia, memproduksi 42,72 juta ton sampah per tahun dengan rata-rata 338 kg per kapita.
Meskipun Jepang memiliki sistem pengelolaan sampah yang baik, tingkat konsumsi yang tinggi tetap berkontribusi terhadap jumlah limbah yang dihasilkan.
10. Prancis
Prancis melengkapi daftar negara penghasil sampah terbanyak di dunia, dengan total produksi mencapai 36,74 juta ton atau 548 kg per kapita.
Sebagai negara maju dengan pendapatan tinggi, konsumsi masyarakat yang besar berkontribusi terhadap tingginya produksi sampah.



