JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus bergerak cepat di berbagai daerah.
Berdasarkan laporan terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) per 7 September 2025, tercatat sepuluh provinsi paling progresif dalam membentuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dari daftar tersebut, Lampung muncul sebagai provinsi dengan realisasi tercepat.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (8/9/2025), mengungkapkan perkembangan signifikan program MBG.
Hingga kini, tercatat 7.477 SPPG telah beroperasi di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan.
“Siang (Senin) ini, sebetulnya SPPG-nya sudah bertambah menjadi 7.477 dan ini sudah tersebar di 38 provinsi, kemudian di 509 kabupaten, dan di 7.022 kecamatan,” ujar Dadan.
Dari data yang dipaparkan, Lampung menempati peringkat pertama dengan capaian 40,23%, atau 387 dari 962 SPPG yang direncanakan telah aktif.
Posisi berikutnya ditempati DI Yogyakarta dengan 38,54%, serta Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 38,05%. Adapun Jawa Barat mencatatkan angka 36,02%, sedangkan Kepulauan Riau mencatat 35,23%.
Kecepatan beberapa provinsi dalam menjalankan program MBG menunjukkan kekuatan koordinasi antarinstansi dan kesiapan infrastruktur.
Sebaliknya, daerah di kawasan timur Indonesia masih menghadapi tantangan.
Papua Selatan baru mencapai 3,01%, sementara Papua Pegunungan hanya 1,38%. Kesenjangan ini menjadi catatan penting agar manfaat program nasional tidak timpang.
Daftar 10 Provinsi Paling Cepat Merespons Program MBG
- Lampung – 40,23% (387/962)
- DI Yogyakarta – 38,54% (143/371)
- NTB – 38,05% (258/678)
- Jawa Barat – 36,02% (1.797/4.987)
- Kepulauan Riau – 35,23% (93/264)
- Aceh – 32,88% (242/736)
- Sulawesi Barat – 32,80% (62/189)
- Sumatera Selatan – 31,43% (308/980)
- Kalimantan Barat – 30,63% (186/607)
- Sulawesi Selatan – 30,19% (307/1.017)
Capaian ini menegaskan bahwa Program MBG menjadi prioritas bersama dalam memperkuat ketahanan gizi anak bangsa.
Jika provinsi lain mampu mengejar, pemerataan manfaat gizi sehat di seluruh Indonesia akan semakin cepat tercapai.***