JAKARTA – Pada tanggal 17 Maret, sejarah mencatat sejumlah peristiwa penting yang membentuk perjalanan bangsa Indonesia dan dunia. Dari pembagian wilayah kerajaan hingga bencana alam dahsyat, berikut rangkuman peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini.
1757 – Perjanjian Salatiga
Dalam perjanjian Salatiga Mengakhiri Konflik Mataram dan Melahirkan Mangkunegaran. Tahun 1757 menjadi titik balik bagi Kesultanan Mataram Islam. Pada 17 Maret 1757, Perjanjian Salatiga ditandatangani di Gedung Pakuwon, Salatiga, Jawa Tengah. Perjanjian ini melibatkan Sunan Pakubuwana III (Kasunanan Surakarta), Sultan Hamengku Buwono I (Kasultanan Yogyakarta), Pangeran Sambernyawa (Raden Mas Said), serta perwakilan VOC sebagai penengah.
Akibat perselisihan pasca-Perjanjian Giyanti 1755, para pihak dengan berat hati sepakat membagi wilayah Mataram untuk ketiga kalinya. Raden Mas Said diangkat sebagai Mangkunegara I dan memperoleh kekuasaan atas sebagian wilayah Surakarta serta Ngawen di Yogyakarta, termasuk area yang kini meliputi sebagian Kabupaten Karanganyar dan Wonogiri. Perjanjian ini mengakhiri perang saudara berkepanjangan di Jawa dan menjadi fondasi berdirinya Kadipaten Mangkunegaran yang bertahan hingga kini.
1963- Gununng Agung Meletus
Enam tahun kemudian, tepat 17 Maret 1963, Gunung Agung di Bali meletus hebat dengan indeks eksplosivitas vulkanik (VEI) 5. Erupsi ini termasuk salah satu bencana alam terbesar di Indonesia pada abad ke-20.
Letusan tersebut menghasilkan awan panas, abu vulkanik tebal, serta aliran lava yang menghancurkan desa-desa di sekitar lereng gunung. Korban jiwa mencapai sekitar 2.000 orang, sementara ribuan hektare lahan pertanian rusak parah dan ratusan ribu penduduk mengungsi. Bencana ini menjadi pengingat betapa rentannya Pulau Bali terhadap aktivitas vulkanik Gunung Agung, gunung tertinggi di pulau tersebut.
1962 – Uni Soviet Desak Penarikan Pasukan AS dari Vietnam Selatan
Di panggung internasional, pada 17 Maret 1962 Uni Soviet secara tegas meminta Amerika Serikat segera menarik pasukannya dari Vietnam Selatan. Permintaan ini disampaikan di tengah eskalasi ketegangan Perang Dingin, ketika AS dituduh melakukan “perang tidak dinyatakan” melalui kehadiran militer dan dukungan terhadap pemerintah di Saigon. Isu ini menjadi salah satu pemicu awal keterlibatan AS yang semakin dalam dalam konflik Vietnam.
Hari Lahir Tokoh-Tokoh Penting
Tanggal ini juga menandai kelahiran sejumlah figur berpengaruh. Pada 17 Maret 1926, lahir pelukis impresionis Indonesia, Zaini, di Pariaman, Sumatera Barat. Ia dikenal sebagai seniman produktif yang belajar dari maestro seperti S. Sudjojono dan Basoeki Abdullah. Zaini wafat pada 25 September 1977 dan meninggalkan warisan karya seni yang berharga.
Sementara itu, pesepak bola Portugal Raul Meireles lahir pada 17 Maret 1983 di Porto. Mantan gelandang yang pernah membela klub-klub besar seperti Porto, Liverpool, dan Chelsea tersebut kini berusia 43 tahun.
Peristiwa-peristiwa ini menunjukkan bahwa 17 Maret memiliki banyak catatan penting dalam sejarah, mulai dari dinamika politik kerajaan di Nusantara, bencana alam besar, hingga peristiwa internasional dan kelahiran tokoh berpengaruh yang memberi warna bagi perjalanan dunia.


