Bitcoin kembali terperosok di bawah level $87.000 pada Kamis, 20 November, memicu gelombang likuidasi besar-besaran dan memperpanjang koreksi brutal yang telah menghapus nilai pasar kripto sebesar $1 triliun sejak awal Oktober. Aset kripto terbesar itu sempat menyentuh $86.767, level terendah sejak April, sebelum sedikit pulih. Secara keseluruhan, Bitcoin kini terkoreksi hampir 30% dari rekor tertingginya di $126.000 yang dicapai bulan lalu.
Lonjakan aksi jual tersebut memicu likuidasi lebih dari $250 juta hanya dalam satu jam, menurut CoinGlass. Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi mencapai lebih dari $910 juta, dengan lebih dari 220.000 trader dipaksa menutup posisi mereka akibat rangkaian margin call di berbagai bursa kripto, baik terpusat maupun terdesentralisasi.
Ketakutan Ekstrem Melanda Pasar, Whale Lepas 11.000 BTC
Sentimen pasar terjun ke zona ketakutan ekstrem. Indeks Fear & Greed kripto anjlok menjadi 11, dari sebelumnya 15. Gejolak harga ini bersamaan dengan langkah whale sekaligus adopter awal Bitcoin, Owen Gunden, yang menyelesaikan penjualan seluruh 11.000 BTC miliknya—senilai sekitar $1,3 miliar—berdasarkan data Arkham Intelligence. Gunden mengirim 2.499 BTC terakhirnya ke Kraken pada Kamis pagi.
“OG tidak memindahkan jumlah sebesar itu untuk iseng—mereka memindahkannya untuk menjual,” komentar seorang trader di media sosial.
Situasi pasar makin tegang setelah miliarder Ray Dalio menyuarakan kekhawatiran mengenai risiko keamanan jangka panjang Bitcoin, terutama terkait ancaman komputasi kuantum. Dalam wawancara di CNBC, ia menyatakan Bitcoin sulit menjadi mata uang cadangan negara besar karena sifatnya yang dapat dilacak dan berpotensi diretas. Dalio mengungkap hanya 1% portofolionya dialokasikan ke Bitcoin.
Arus ETF Mulai Berbalik, Meski Setelah Outflow Besar
Di tengah aksi jual besar-besaran, ETF Bitcoin di AS justru mencatat aliran masuk bersih sebesar $75 juta pada 19 November. Ini mengakhiri tren negatif lima hari berturut-turut yang sebelumnya mencatat lebih dari $2 miliar arus keluar. iShares Bitcoin Trust dan Bitcoin Mini Trust milik Grayscale menjadi penyumbang utama aliran masuk tersebut. Pembalikan ini terjadi setelah IBIT milik BlackRock mencatat rekor arus keluar harian sebesar $523 juta pada 18 November.
Korelasi Erat dengan Pasar Saham, Holder Jangka Pendek Menyerah
Tekanan pada pasar kripto juga sejalan dengan volatilitas di pasar saham. S&P 500 turun 1,6%, sementara Nasdaq merosot 2,2%. Korelasi Bitcoin dengan S&P 500 kini berada di atas 0,75, kembali melemahkan narasi Bitcoin sebagai “emas digital”.
Data on-chain menunjukkan tanda-tanda kapitulasi signifikan dari short-term holders—mereka yang memegang Bitcoin kurang dari 155 hari. Dalam periode 14–19 November, kelompok ini mengirim 148.241 BTC ke bursa dengan kondisi rugi, sementara metrik STH-SOPR turun ke 0,97, menandakan gelombang penjualan di bawah harga dasar mereka.
Analis menilai tekanan jual dari pemegang jangka pendek ini bisa menjadi fase “pembersihan tangan lemah” yang kerap mendekati dasar pasar. Namun, ketidakpastian tetap tinggi: pasar kini menunggu apakah Bitcoin dapat menemukan level dukungan yang stabil atau justru melanjutkan penurunan yang lebih dalam.



