JAKARTA — Usia tidak selalu menjadi halangan. Setidaknya, hal itu berlaku bagi tiga gim online yang hingga kini masih mampu menarik puluhan hingga ratusan juta pemain aktif, meski sudah melewati lebih dari satu dekade sejak pertama kali diluncurkan. Tidak hanya berusia tua, ketiga gim ini memiliki pemain lintas generasi dan menghias masa kecil banyak orang.
Berikut tiga gim online tersebut:
1. Dota 2
Gim online strategi berbasis tim besutan Valve ini resmi hadir pada 9 Juli 2013. Lebih dari 11 tahun berselang, popularitasnya tak menunjukkan tanda-tanda surut. Berdasarkan data Steamcharts, rata-rata jumlah pemain Dota 2 masih menyentuh angka 597.009 pemain secara bersamaan, sebuah angka yang terbilang luar biasa untuk gim seusianya. Konsistensi pembaruan konten dan ekosistem turnamen esports yang kuat diyakini menjadi faktor utama yang membuat Dota 2 tetap relevan hingga hari ini.
2. Minecraft
Gim online kotak-kotak buatan Mojang Studios yang pertama kali dirilis pada 2009 ini justru semakin berjaya seiring berjalannya waktu. Di usianya yang kini menginjak 17 tahun, Minecraft sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda penuaan. Berdasarkan data HostingSeekers, jumlah pemain aktifnya pada 2026 tercatat mencapai lebih dari 204 juta per bulan, menjadikannya salah satu gim dengan basis pemain terbesar di dunia. Kebebasan berkreasi tanpa batas yang ditawarkan gim ini dinilai mampu menjangkau berbagai kalangan usia, dari anak-anak hingga orang dewasa.
3. Roblox
Platform gim online sekaligus pembuatan konten yang diluncurkan pada 2006 ini juga tidak mau kalah. Menurut data Activeplayer, Roblox diperkirakan memiliki sekitar 91 juta pemain aktif pada Januari 2026. Hampir dua dekade setelah peluncurannya, Roblox terus berkembang dan bahkan semakin digemari generasi muda. Keunikan Roblox terletak pada modelnya yang memungkinkan pengguna tidak hanya memainkan, tetapi juga menciptakan gim mereka sendiri di dalam platform yang sama.
Ketiga gim ini membuktikan bahwa kualitas konten dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan pemain adalah kunci umur panjang sebuah produk digital. Di tengah gempuran ribuan judul baru yang terus bermunculan setiap tahunnya, Dota 2, Minecraft, dan Roblox tetap kokoh berdiri dan tampaknya belum berencana untuk pensiun dalam waktu dekat.