YUNANI – Pulau Syros, yang berada di gugusan Kepulauan Cyclades, Yunani, bukan hanya destinasi wisata dengan pemandangan Laut Aegea yang indah. Pulau ini juga dikenal sebagai tempat tinggal ribuan kucing liar yang mendapat perhatian khusus dari komunitas lokal dan internasional. Organisasi nirlaba Syros Cats menjadi penggerak utama berbagai kegiatan perlindungan kucing melalui program sterilisasi, pemberian pakan, perawatan kesehatan, serta kesempatan menjadi relawan.
- 1. Pulau Syros Menjadi Rumah bagi Ribuan Kucing Liar yang Sehat
- 2. Program Relawan Menyediakan Tempat Tinggal Gratis
- 3. Jadwal Kerja Relawan Teratur dan Cukup Intensif
- 4. Komunitas Relawan Berasal dari Berbagai Negara dan Berjumlah Terbatas
- 5. Upaya Perlindungan Kucing di Syros Telah Berlangsung Puluhan Tahun
Berikut lima fakta menarik seputar hal tersebut yang sering menjadi pembicaraan para pecinta hewan dan wisatawan:
1. Pulau Syros Menjadi Rumah bagi Ribuan Kucing Liar yang Sehat
Syros diperkirakan memiliki ribuan kucing jalanan yang tersebar di desa-desa, pelabuhan, serta area pemukiman. Banyak kucing di sini tampak gemuk, berbulu mengkilap, dan dalam kondisi relatif sehat dibandingkan kucing liar di banyak tempat lain. Kondisi ini tidak terjadi begitu saja. Program Trap-Neuter-Return atau tangkap, sterilisasi, lalu lepas telah dilakukan secara rutin dan konsisten. Kucing yang sudah disterilisasi biasanya ditandai dengan ujung telinga yang dipotong rapi sehingga populasi dapat terkontrol tanpa menghilangkan keberadaan mereka di lingkungan. Upaya ini sangat membantu mengurangi penderitaan akibat kelaparan, penyakit, serta konflik antar-kucing.
2. Program Relawan Menyediakan Tempat Tinggal Gratis
Salah satu hal yang membuat Syros menarik bagi pecinta kucing adalah kesempatan menjadi relawan lewat Syros Cats. Organisasi ini menawarkan tempat tinggal tanpa biaya, biasanya berupa kamar pribadi di rumah bersama, ditambah sarapan setiap hari serta kebutuhan listrik dan air. Sebagai imbalannya, relawan diminta berkomitmen membantu perawatan kucing selama periode tertentu. Program ini bukan sekadar liburan, melainkan bentuk pertukaran kerja yang memberikan pengalaman bermakna sekaligus kontribusi nyata bagi kesejahteraan hewan. Banyak peserta menganggap ini cara terbaik untuk menikmati kehidupan di pulau Yunani sambil melakukan kegiatan yang bermanfaat.
3. Jadwal Kerja Relawan Teratur dan Cukup Intensif
Relawan diwajibkan bekerja sekitar lima jam setiap hari selama lima hari dalam seminggu. Tugasnya bervariasi, meliputi memberi makan kucing di titik pemberian pakan, membersihkan area tempat tinggal kucing, memberikan obat, serta membantu proses sosialisasi anak kucing agar lebih mudah diadopsi. Pekerjaan biasanya dimulai pada pagi hari, dengan tambahan pemeriksaan singkat di malam hari. Walaupun terdengar cukup melelahkan, banyak relawan merasa puas karena bisa menyaksikan perubahan positif pada kucing yang mereka rawat. Syarat utama untuk diterima meliputi kondisi fisik yang baik, kemandirian, serta komitmen minimal satu bulan.
4. Komunitas Relawan Berasal dari Berbagai Negara dan Berjumlah Terbatas
Program ini bersifat internasional dan hanya menerima sejumlah kecil relawan dalam satu waktu, umumnya sekitar empat orang dari negara yang berbeda. Situasi ini menciptakan komunitas kecil yang akrab, di mana para relawan saling berbagi cerita, belajar bersama, dan membangun pertemanan lintas budaya. Banyak peserta datang sendiri atau berpasangan. Organisasi cenderung memprioritaskan mereka yang sudah berpengalaman menangani kucing liar atau memiliki latar belakang pekerjaan terkait perawatan hewan. Kuota yang terbatas membuat kesempatan ini terasa istimewa bagi yang berhasil lolos seleksi.
5. Upaya Perlindungan Kucing di Syros Telah Berlangsung Puluhan Tahun
Kegiatan kesejahteraan kucing di pulau ini bukan hal baru. Syros Cats telah aktif selama puluhan tahun dengan fokus pada sterilisasi massal, pengobatan rutin, penyediaan pakan, serta edukasi kepada masyarakat setempat. Berkat dukungan relawan, sponsor, dan donatur, banyak kucing yang sebelumnya sakit atau terlantar kini dapat hidup lebih baik. Program ini bahkan menarik perhatian media internasional yang meliput gaya hidup unik di pulau kecil yang menggabungkan keindahan alam dengan aksi nyata untuk kesejahteraan hewan. Inisiatif semacam ini menjadi bukti bahwa komunitas kecil pun mampu memberikan dampak besar.
Pulau Syros menunjukkan bahwa liburan tidak selalu identik dengan bersantai di pantai. Bagi pencinta kucing, program seperti ini menghadirkan pengalaman yang jauh lebih bermakna. Tinggal di tengah ini dapat menyaksikan keindahan Yunani sambil membantu langsung kehidupan hewan-hewan tidak berdaya.
