ACEH – Sebanyak 600 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen, Aceh, menerima bantuan peralatan dapur dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Aceh. Bantuan itu disalurkan guna membantu warga memenuhi kebutuhan dasar mereka selama bulan Ramadhan.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di sejumlah gampong (desa) yang terdampak bencana, yakni Gampong Pante Baro Kumbang, Kecamatan Peusangan (320 KK); Gampong Meuse, Kecamatan Kuta Blang (120 KK); Gampong Blang Panjoe, Kecamatan Kuta Blang (60 KK); serta Gampong Dayah Panjoe, Kecamatan Kuta Blang (50 KK).
Kepala Satgas Wilayah PRR Aceh, Safrizal ZA, menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
”Bantuan ini bagian dari komitmen percepatan pemulihan pascabencana agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik,” ujarnya, dikutip dari Okezone.com, Jumat (6/3/2026).
Ia menegaskan, kehadiran pemerintah dimaksudkan agar warga terdampak tetap dapat bertahan di tengah bulan puasa.
“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak tetap dapat memenuhi kebutuhan dasarnya, terlebih di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Pemerintah hadir untuk mendukung proses pemulihan secara nyata dan bertahap,” lanjutnya.
Safrizal menambahkan, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus didorong agar kehidupan warga segera pulih.
“Satgas PRR Wilayah Aceh terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih dan bangkit kembali,” ungkapnya.
Diketahui, bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.