JAKARTA – Kurma memang identik dengan menu takjil, tetapi semangka bisa menjadi alternatif segar dan menyehatkan untuk berbuka puasa. Buah berwarna merah ini kaya air, rendah kalori, dan sat nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh.
Dikutip dari Healthline dan sejumlah studi, berikut tujuh manfaat semangka saat dikonsumsi sebagai takjil:
- Menjaga hidrasi tubuh
Semangka mengandung lebih dari 90 persen air, membantu tubuh tetap terhidrasi dan menjaga fungsi organ tetap optimal. - Bernutrisi tinggi
Buah ini kaya vitamin A, C, kalium, magnesium, serta asam amino citrulline yang mendukung performa olahraga. Kandungan antioksidannya juga membantu melawan radikal bebas. - Mendukung pencernaan
Kandungan serat dan prebiotik dalam semangka membantu kesehatan usus, mencegah sembelit, serta mendukung sistem imun. - Mencegah makan berlebihan
Semangka memberi rasa kenyang lebih lama dibanding camilan olahan. Studi menunjukkan konsumsi semangka dapat menurunkan berat badan, tekanan darah, dan kolesterol. - Mengendalikan gula darah
Meski memiliki indeks glikemik tinggi, semangka rendah karbohidrat dengan beban glikemik rendah (GL 5), sehingga aman dikonsumsi dalam porsi wajar, termasuk bagi penderita diabetes. - Meningkatkan performa olahraga
Kandungan kalium dan citrulline membantu mencegah kram serta nyeri otot, menjadikannya pilihan tepat setelah berolahraga di bulan puasa. - Menguatkan sistem kekebalan tubuh
Vitamin C dan B6 dalam semangka mendukung pembentukan jaringan, fungsi saraf, serta menjaga daya tahan tubuh.
Dengan manfaat tersebut, semangka bisa menjadi pilihan takjil sehat yang membantu menjaga stamina, mencegah dehidrasi, dan mendukung kelancaran ibadah puasa.