Mendengkur saat tidur sering dianggap hal biasa pada anak-anak, namun para ahli mengingatkan bahwa kebiasaan ini bisa menjadi tanda awal gangguan kesehatan serius pada sistem pernapasan anak.
Menurut Profesor Bambang Supriyatno, dokter spesialis anak subspesialis respirologi, jika mendengkur terjadi tiga kali atau lebih dalam seminggu, hal ini dapat mengindikasikan adanya gangguan pernapasan seperti “Obstructive Sleep Apnea Syndrome” atau OSAS.
Kondisi ini berisiko mengurangi suplai oksigen ke otak, yang dapat memengaruhi perkembangan kognitif, menyebabkan hiperaktivitas, tidur tidak nyenyak, dan penurunan konsentrasi. Penyebab utama mendengkur pada anak adalah alergi, yang jika tidak ditangani dapat menyebabkan pembesaran amandel, adenoid, hingga tonjolan di rongga hidung yang mempersempit saluran napas.