JAKARTA – Tiga atlet panjang tebing Indonesia, Veddriq Leoardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Raharjati Nursamsa, memastikan langkah ke putaran final nomor speed putra World Climbing Series Madrid 2026 setelah melewati babak kualifikasi di Spanyol, Minggu (31/5/2026).
Dalam persaingan ketat yang diikuti 65 atlet dari berbagai negara, ketiganya berhasil menembus 16 besar. Veddriq menempati posisi keempat dengan catatan terbaik 4,92 detik pada jalur B, meski sedikit lebih lambat pada jalur A dengan 5,06 detik. Robby berada pada urutan ke-10 berkat torehan 5,04 detik pada jalur A, sementara Raharjati melengkapi daftar 16 besar dengan waktu 5,13 detik pada jalur B.
Sebaliknya, wakil Indonesia lainnya, Aditya Tri Syahria, harus terhenti pada posisi ke-27 setelah mencatatkan 5,34 detik di jalur A dan 6,00 detik pada jalur B.
Putaran final speed putra dijadwalkan berlangsung Senin (1/6/2026) dini hari WIB, seperti dilansir Antara. Sementara itu, tiga atlet putri Indonesia — Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Sallsabillah, dan Berthidgna Devi Surya Kusuma — juga lolos ke final nomor speed putri yang digelar Minggu malam pukul 23.00 WIB.
Keikutsertaan di Madrid menjadi momentum penting bagi tim Merah Putih setelah hasil pada seri Wujiang, China, belum sepenuhnya memuaskan. Saat itu, Desak Made menjadi satu-satunya penyumbang medali, sementara sektor putra gagal naik podium meski Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menurunkan sembilan atlet.