JAKARTA – Setelah cukup lama absen karena cedera, bek andalan Timnas Indonesia Sandy Walsh akhirnya kembali beraksi bersama klub asal Jepang, Yokohama F. Marinos.
Ia turun sebagai starter dalam laga Piala Kaisar 2025 menghadapi ReinMeer Aomori di Stadion NHK Spring Mitsuzawa, Rabu (11/6/2025) waktu setempat.
Ini menjadi penampilan pertamanya setelah masa pemulihan panjang yang membuatnya sempat kehilangan tempat di Timnas.
Pelatih Yokohama F. Marinos, Patrick Kisnorbo, tak ragu langsung menurunkan Walsh sejak menit awal.
Keputusan itu menunjukkan keyakinan sang pelatih terhadap kondisi kebugaran sang pemain, meskipun ia baru saja pulih dari cedera.
Laga ini menjadi momentum penting bagi Walsh untuk kembali ke performa terbaiknya, sekaligus membuktikan dirinya layak kembali bersaing di level tertinggi.
Sayangnya, comeback Walsh belum mampu membawa hasil manis bagi Yokohama.
Meski tampil solid di sebagian besar pertandingan, satu insiden di menit ke-35 membuatnya dihukum penalti setelah dianggap melanggar pemain lawan.
Eksekusi Riku Hirosue sukses mengubah skor, sekaligus memastikan kekalahan 0-1 bagi Marinos. Gol tunggal itu menjadi penentu tersingkirnya klub Jepang tersebut dari Piala Kaisar 2025.
Namun di balik hasil minor itu, Walsh sempat menunjukkan ancaman nyata di lini depan.
Ia hampir mencetak gol melalui sundulan kerasnya di menit ke-32, namun sayangnya bola hanya membentur mistar.
Aksi tersebut menandai kesiapan fisik dan mental sang pemain untuk kembali bertarung di level kompetitif usai cedera yang sempat memaksanya absen dari skuad Garuda.
Sebelumnya, pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memutuskan mencoret nama Walsh dari daftar pemain lantaran belum pulih tepat waktu.
Kini dengan kebugaran yang terus membaik, Walsh diharapkan bisa kembali memperkuat Timnas dalam fase berikutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Menit bermain bersama Marinos akan menjadi modal penting untuk menjaga ritme kompetisi.
Indonesia sendiri sukses menuntaskan putaran ketiga kualifikasi dengan menduduki posisi keempat di Grup C.
Tim Garuda mengoleksi 12 poin dari tiga kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan.
Hasil itu cukup untuk membawa Indonesia lolos ke putaran keempat, membuka peluang mencetak sejarah baru menembus panggung Piala Dunia.
Pada putaran keempat nanti, Indonesia akan tergabung dalam grup berat bersama lima negara kuat dari Timur Tengah, yakni Arab Saudi, Qatar, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Keenam tim ini nantinya akan dibagi ke dua grup. Hanya juara grup yang otomatis lolos ke Piala Dunia 2026, sementara peringkat kedua harus berjuang lagi melalui babak playoff yang ketat.***