Saat proses pemulangan jemaah haji Indonesia 2025 masih berlangsung dan dijadwalkan rampung pada 11 Juli mendatang, Arab Saudi sudah selangkah lebih maju. Melalui Kementerian Haji dan Umrah, otoritas Saudi mulai menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2026 lebih awal.
Langkah ini ditandai dengan pembentukan kelompok kerja lintas sektor yang bertugas membahas kebijakan teknis, evaluasi pelayanan, serta menyusun timeline operasional haji tahun depan.
Arab Saudi juga meminta pemerintah Indonesia untuk segera melakukan persiapan haji lebih awal, termasuk proses administrasi dan logistik. Salah satu kebijakan penting yang diumumkan adalah batas akhir penerbitan visa haji yang dipercepat hingga 1 Syawal 1447 Hijriah.
Dengan dipercepatnya seluruh tahapan penyelenggaraan haji 2026, semua pihak — dari pemerintah, penyelenggara hingga calon jemaah — diminta untuk bersiap lebih dini dan lebih matang.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Arab Saudi untuk meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, serta kenyamanan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Laporan Tim Liputan Garuda TV – Makkah / Jakarta
Caption | Admin: Raihana