JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyerahkan dokumen terkait perjalanan dinas istrinya ke luar negeri. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya klarifikasi atas sorotan publik mengenai dugaan penyalahgunaan anggaran perjalanan dinas.
Kedatangan Maman ke KPK pada Kamis (3/7/2025) menjadi perhatian karena menyangkut transparansi penggunaan anggaran negara. Dalam keterangannya, Maman menegaskan bahwa dokumen yang diserahkan mencakup rincian lengkap perjalanan istrinya, termasuk tujuan, biaya, dan agenda resmi yang dilakukan.
“Saya datang ke KPK untuk memberikan dokumen-dokumen yang diperlukan agar semuanya jelas. Saya ingin semua pihak bisa melihat bahwa tidak ada yang disembunyikan,” ujarnya.
Kedatangan politisi Partai Golkar itu berawal dari laporan masyarakat yang mempertanyakan perjalanan istri Menteri UMKM ke beberapa negara, yang diduga menggunakan fasilitas negara.
KPK, sebagai lembaga anti-korupsi, tengah menelusuri apakah terdapat indikasi pelanggaran dalam penggunaan anggaran tersebut.
Menurut sumber internal KPK yang enggan disebutkan namanya, dokumen yang diserahkan Maman akan diperiksa secara mendalam untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi.
“Kami akan memeriksa apakah perjalanan tersebut sesuai dengan aturan penggunaan anggaran negara,” ungkap sumber tersebut.
Untuk diketahui, Isu ini mencuat di tengah sorotan publik terhadap pentingnya akuntabilitas pejabat negara. Sejumlah kalangan menilai langkah Maman mendatangi KPK secara proaktif sebagai bentuk tanggung jawab. Namun, ada pula yang meminta KPK segera mempublikasikan hasil pemeriksaan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Langkah Menteri Maman menyerahkan dokumen ini patut diapresiasi, tetapi publik berhak tahu hasilnya secara transparan,” kata pengamat kebijakan publik, Andi Wijaya.
Perjalanan dinas pejabat dan keluarganya kerap menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan dana publik. Pemerintah, melalui Kementerian UMKM, menyatakan komitmennya untuk mendukung pemeriksaan KPK. Maman juga menegaskan bahwa dirinya siap memberikan keterangan tambahan jika diperlukan.
“Saya mendukung penuh kerja KPK untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang. Saya berharap isu ini bisa segera clear agar tidak mengganggu fokus pemerintah dalam memajukan UMKM,” tambahnya.