BANDUNG – Mobil listrik Wuling Air EV terbakar hebat di tengah hujan deras di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu malam, 5 Juli 2025. Video kejadian ini viral dan menimbulkan pertanyaan soal keamanan kendaraan listrik di cuaca ekstrem.
Kejadian dramatis ini berlangsung sekitar pukul 19.15 WIB di persimpangan lampu merah Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Bandung. Video yang diunggah di platform X menunjukkan kobaran api membumbung tinggi dari bodi mobil listrik mungil tersebut, meski hujan tengah mengguyur deras.
“Wuling Air EV terbakar. Belum diketahui penyebab kebakaran mobilnya,” tulis akun @rodadotco dalam unggahannya di X.
Kronologi Insiden dan Dugaan Penyebab
Menurut laporan, mobil listrik tersebut tiba-tiba mengeluarkan asap sebelum akhirnya dilalap api. Dugaan awal yang beredar menyebutkan korsleting listrik sebagai pemicu kebakaran. Meski demikian, penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Hujan deras yang melanda kawasan Bandung malam itu diduga memperparah situasi, meski belum jelas bagaimana air memengaruhi sistem kelistrikan mobil.
Seorang saksi mata, yang enggan disebutkan namanya, mengaku terkejut melihat mobil terbakar di tengah guyuran hujan. “Tiba-tiba ada asap, terus apinya cepat banget membesar. Padahal hujan deras, loh,” ujarnya kepada wartawan di lokasi kejadian.
Respons Cepat Petugas Damkar
Petugas pemadam kebakaran (damkar) dari Kota Bandung segera dikerahkan untuk menangani insiden ini. Dengan sigap, mereka berusaha memadamkan api yang telah melahap hampir seluruh bagian mobil. Meski mobil tidak dapat diselamatkan, upaya petugas berhasil mencegah api merembet ke kendaraan atau bangunan di sekitar lokasi. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil diperkirakan cukup signifikan.
Keamanan Mobil Listrik di Sorotan
Insiden ini kembali memicu diskusi di kalangan masyarakat tentang keandalan dan keamanan kendaraan listrik, terutama dalam kondisi cuaca buruk. Wuling Air EV, yang dikenal sebagai salah satu mobil listrik terlaris di Indonesia, sebelumnya mendapat pujian karena efisiensi dan fungsionalitasnya.
“Bulan besok satu tahun pakai mobil ini. Sangat puas dengan mobil ini karena super irit jika dibandingkan dengan mobil konvensional.” ucapnya.
Namun, kejadian ini menambah daftar kasus kebakaran kendaraan yang diduga dipicu korsleting, seperti insiden Suzuki APV di Pati, Jawa Tengah, pada Juni 2025, yang juga disebabkan masalah kelistrikan.
Pernyataan Resmi Wuling Motors
Hingga berita ini diturunkan, pihak Wuling Motors Indonesia belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Namun, mereka diketahui tengah bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Publik kini menantikan klarifikasi apakah kejadian ini murni akibat faktor eksternal seperti cuaca atau ada potensi masalah pada sistem kelistrikan mobil.
Cuaca Ekstrem di Bandung Jadi Faktor?
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, sepanjang Juli 2025. Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan terjadi di beberapa daerah, yang dapat memengaruhi performa kendaraan, termasuk mobil listrik. Insiden serupa juga pernah terjadi, seperti pendaratan miring pesawat Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta akibat angin kencang pada 28 Juni 2025.
Warganet Ramai Komentari
Peristiwa ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang menyayangkan kejadian tersebut, sementara yang lain mempertanyakan keamanan mobil listrik dalam kondisi hujan ekstrem.
“Mobil listrik kok bisa kebakaran di tengah hujan? Ini bikin khawatir buat yang mau beli EV,” tulis salah seorang pengguna X.
Ada pula yang berspekulasi tentang perlunya edukasi lebih lanjut mengenai perawatan mobil listrik agar terhindar dari risiko serupa.
Imbauan untuk Pemilik Kendaraan
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi pemilik kendaraan, baik listrik maupun konvensional, untuk rutin memeriksa kondisi kelistrikan. Seperti disampaikan oleh Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka, Suparna, dalam kasus kebakaran Suzuki APV, “Kasus ini jadi pengingat bagi semua pemilik mobil untuk rutin mengecek instalasi listrik.”