TEHERAN, IRAN – Israel diduga memanfaatkan kekuatan supranatural dalam konflik dengan Iran. Tuduhan ini dilontarkan oleh jurnalis veteran Iran, Abdollah Ganji.
Pernyataan kontroversial ini langsung memicu perdebatan luas dan menjadi sorotan tajam di media sosial, khususnya di platform X.
Ganji, mantan editor koran Javan yang memiliki kaitan erat dengan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), mengungkapkan pandangannya melalui akun X @ab\_ganji.
Dalam cuitannya, ia menyoroti keanehan yang terjadi selama 12 hari konflik sengit antara Iran dan Israel baru-baru ini.
“Sebuah fenomena yang aneh!” ujar Ganji melalui akun @ab\_ganji di X, seperti dikutip pada Minggu (13/7/2025).
Dalam unggahan berbahasa Persia tersebut, Ganji mengklaim bahwa Israel menggunakan ilmu gaib dan roh-roh supranatural untuk melawan Iran.
Ia bahkan menyebut adanya temuan mencengangkan di jalanan Tehran. “Setelah perang baru-baru ini, beberapa lembar kertas ditemukan di jalan-jalan Tehran yang isinya jimat-jimat dengan simbol-simbol Yahudi,” ungkap Ganji melalui akun @ab\_ganji di X.
Menurut Ganji, praktik semacam ini bukanlah hal baru. Ia merujuk pada perang Gaza yang dimulai pada 7 Oktober 2023 antara Hamas dan Israel. Saat itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu disebut-sebut bertemu dengan para ahli ilmu gaib.
“…berita tentang pertemuan Netanyahu dengan para ahli ilmu gaib bocor,” tambahnya.
Ganji juga mengutip pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran, Imam Ali Khamenei, yang pernah menyatakan bahwa musuh-musuh Iran, termasuk badan intelijen Barat dan Israel, memanfaatkan ilmu okultisme dan makhluk jin untuk kegiatan spionase.
“Beberapa tahun yang lalu, Pemimpin Tertinggi pernah mengatakan bahwa negara-negara musuh dan badan intelijen Barat dan Yahudi menggunakan ilmu-ilmu okultisme dan makhluk-makhluk jin untuk spionase,” tuturnya.
Tuduhan Ganji tidak luput dari perhatian Dinas Rahasia Israel (Mossad). Melalui akun resmi berbahasa Persia di X, Mossad memberikan respons sindiran yang tajam.
“Menggunakan narkoba dan berbicara dengan jin bukanlah sifat yang diinginkan bagi seseorang yang memimpin suatu negara,” cuit akun Mossad, seperti dikutip pada Senin (14/7/2025).
Pernyataan Ganji telah memicu beragam reaksi di dunia maya. Sebagian pengguna X menilai tuduhan ini sebagai upaya propaganda, sementara yang lain mempertanyakan kebenaran klaim tersebut. Hingga kini, belum ada bukti konkret yang mendukung pernyataan Ganji mengenai penggunaan kekuatan gaib oleh Israel.
Konflik antara Iran dan Israel memang terus memanas, baik di ranah militer maupun narasi publik. Tuduhan seperti ini menambah kompleksitas hubungan kedua negara, yang telah lama berada di tepi ketegangan geopolitik.
Analis politik Timur Tengah, Dr. Reza Mousavi, menilai pernyataan Ganji sebagai bagian dari strategi naratif untuk memengaruhi opini publik di Iran.
“Klaim seperti ini sering muncul di tengah konflik untuk membangun persepsi bahwa musuh menggunakan cara-cara tidak wajar,” ujarnya kepada media ini.
Sementara itu, pihak Israel belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut selain sindiran dari akun Mossad. Namun, tuduhan ini kemungkinan akan terus menjadi bahan perbincangan, baik di ranah politik maupun media sosial.
