JAKARTA â Pelatih timnas Indonesia, Patrick Kluivert, resmi mengumumkan daftar 27 pemain yang akan tampil pada FIFA Matchday September 2025.
Skuad Garuda dijadwalkan menantang Kuwait dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 5 dan 8 September 2025 dalam ajang bertajuk Garuda Championship Series.
Dua laga internasional ini bukan sekadar uji coba, melainkan bagian dari persiapan serius timnas menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pertandingan di Surabaya diprediksi menjadi panggung penting untuk mengukur konsistensi dan kekuatan Garuda menjelang duel berat melawan Irak serta Arab Saudi pada bulan Oktober mendatang.
Salah satu sorotan utama adalah kembalinya Marc Klok ke tim nasional.
Gelandang Persib Bandung tersebut terakhir kali masuk daftar skuad pada Maret 2024 kontra Vietnam, meski kala itu hanya menghuni bangku cadangan tanpa mencatat menit bermain.
Setelah absen selama lebih dari setahun, Klok akhirnya dipercaya lagi untuk memperkuat lini tengah Garuda.
Selain Klok, Kluivert juga memberi kesempatan pada Beckham Putra, gelandang muda yang sebelumnya sempat mencatat debut saat menghadapi China dan Jepang pada Juni 2025.
Kehadirannya dianggap sebagai suntikan energi baru di lini tengah.
Kombinasi pemain lokal dan internasional tetap menjadi ciri racikan Kluivert.
Dari 27 pemain, 10 nama berasal dari BRI Super League sedangkan 15 lainnya bermain di luar negeri.
Menariknya, Thom Haye yang saat ini belum memiliki klub juga tetap dipanggil.
Meski berstatus tanpa tim, Kluivert masih menilai kontribusinya penting bagi skuad Garuda.
Nama-nama kunci seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Emil Audero tetap menjadi bagian inti.
Ketiganya saat ini memperkuat klub-klub top Eropa dan diharapkan bisa menjaga stabilitas permainan tim.
Sementara itu, Ragnar Oratmangoen kembali masuk setelah pulih dari cedera panjang yang membuatnya absen pada laga melawan Jepang dan China.
Namun, tidak semua pemain reguler kembali dipercaya.
Beberapa nama seperti Maarten Paes, Asnawi Mangkualam, dan Rafael Struick kali ini tidak masuk dalam daftar.
Keputusan ini menimbulkan tanda tanya, sekaligus memberi ruang bagi pemain lain untuk unjuk kualitas.
Bagi pecinta sepak bola nasional, laga ini akan menjadi momen untuk melihat sejauh mana progress Garuda di bawah asuhan Kluivert sebelum melangkah ke pertandingan krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026.***