JAKARTA – CEO Racing Bulls, Peter Baye, mengungkapkan peran penting Pangeran Bernhard dari Belanda dalam penggantian rofi Grand Prix Belanda yang rusak milik Isack Hadjar. Hadjar, yang meraih podium Formula 1 perdananya di Zandvoort pekan lalu dengan finis di urutan ketiga, harus mengalami kejadian tak terduga saat merayakan kemenangan tersebut.
Setelah menempati posisi ketiga di belakang Oscar Piastri dari McLaren dan Max Verstappen dari Red Bull, Hadjar secara tidak sengaja mematahkan leher trofi yang terbuat dengan tangan saat merayakannya bersama tim. Sebagai gantinya, ia menerima piala pengganti menjelang Grand Prix Italia.
Dalam wawancara dengan Sky Sports F1 Jerman, Peter Bayer mengungkapkan bagaimana penggantian trofi itu terjadi. Pangeran Bernhard, yang merupakan salah satu tuan rumah acara di Belanda, segera memberikan bantuan.
“Bukan hanya insiden kecil, saat Isack meletakkan trofi itu di tanah, saya ingat mengingatkan dia untuk berhati-hati. Tapi, sayangnya, piala itu tetap pecah,” kata Bayer. “Namun, pihak penyelenggara – Pangeran Bernhard dari Belanda – langsung menghubungi kami dan mengatakan, ‘Kami akan membantu Anda’. Pagi ini, kami menerima trofi pengganti.”
Bayer melanjutkan, “Kedua piala asli disimpan dengan aman di kantor operasional kami, dan Pangeran Bernhard bahkan memastikan piala pengganti dibawa pulang hari ini. Ini adalah akhir yang menyenangkan.”
Lebih lanjut, Bayer juga berbicara mengenai pentingnya podium pertama Hadjar bagi tim Racing Bulls, yang terakhir kali naik podium pada 2021 di Baku. “Ini bukan kejadian sehari-hari bagi kami,” tambahnya. “Ada sedikit keberuntungan yang terlibat, mungkin bisa disebut ‘keberuntungan para pemberani’.”
Bayer juga mengungkapkan betapa besar kegembiraan tim setelah Hadjar berhasil menahan laju Charles Leclerc dan George Russell, bahkan mengimbangi kecepatan Max Verstappen. “Itu menunjukkan bahwa mobil kami memiliki kecepatan, dan Isack mengemudikannya dengan sempurna,” ujarnya.
Dengan semangat tinggi, Bayer berharap tim Racing Bulls dapat mempertahankan performa impresif tersebut dan meraih kesuksesan di balapan-balapan mendatang.
