MADIUN – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus pastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di seluruh wilayah Jatimbalinus sesuai dengan kuota yang diberikan pemerintah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan, sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan BBM subsidi sesuai kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan BPH Migas.
Minggu (14/9/2025), beredar informasi terkait pembatasan pasokan kuota BBM jenis Solar bersubsidi di wilayah Magetan dan sekitarnya yang berimbas masyarakat kesulitan memperoleh BBM subsidi. Atas kejadian ini, Ahad menjelaskan bahwa pada praktiknya penyaluran sudah sesuai dengan kuota dan koordinasi dengan pemerintah daerah. Namun, kondisi penyaluran per Agustus sendiri untuk seluruh wilayah Karesidenan Madiun memang sudah mendekati angka maksimal kuota dan beberapa titik sudah melebih kuota pada bulan Agustus, yakni untuk Kabupaten Kota Madiun dan Kabupaten Pacitan. Sementara untuk wilayah lainnya di Kabupaten Ngawi, Kabupaten Magetan, dan Kabupaten Ponorogo rata-rata sudah 98 persen dari kuota bulan Agustus, sehingga penyaluran pada periode September dilakukan penyesuaian penyaluran mengacu kuota dari BPH Migas. Terkait peningkatan konsumsi ini sendiri disinyalir adanya peningkatan armada logistik dan angkutan perusahaan musim panen tebu.
“Pertamina Patra Niaga pastikan stok BBM bersubsidi khususnya Solar di Karesidenan Madiun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait. Untuk kondisi kuota over sudah dikoordinasikan dengan Pemda setempat terkait permintaan penambahan kuota ke BPH Migas untuk penyaluran 2025. Prioritas pengisian juga telah diperketat ke konsumen kendaraan dan meminimalisir pengisian ke konsumen non kendaraan sebagai mitigasi adanya pengepul,” tutup Ahad.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan produk Pertamina, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Pertamina Call Center di nomor 135.