JAKARTA – Buah ciplukan, atau dikenal juga dengan nama golden berry, kini mulai dilirik karena kandungan nutrisinya yang bermanfaat bagi kesehatan. Padahal, buah ini dulunya hanya tumbuh liar di sekitar area persawahan.
Salah satu manfaat yang mulai banyak diperbincangkan adalah kemampuannya dalam membantu menurunkan kadar kolesterol. Dikutip dari GoodRx, khasiat ini berasal dari kandungan fitosterol dalam buah ciplukan.
Fitosterol dikenal mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Seperti dijelaskan oleh Cleveland Clinic, “fitosterol adalah produk alami (senyawa) yang ditemukan pada macam tumbuhan termasuk buah ciplukan.”
Zat ini bekerja dengan cara meniru struktur kolesterol, sehingga berkompetisi dalam proses penyerapan oleh sistem pencernaan. Saat tubuh menyerap fitosterol, sebagian kolesterol akan dibuang sebagai limbah. Hal ini berdampak pada menurunnya kadar kolesterol secara keseluruhan dan memberikan efek positif bagi kesehatan.
Tak hanya itu, buah yang memiliki nama ilmiah Physalis peruviana ini juga mengandung serat, yang turut membantu mengelola kolesterol. Dalam ulasan GoodRx, disebutkan bahwa serat bekerja layaknya spons yang menyerap kelebihan kolesterol dalam aliran darah. Selain itu, serat juga membantu mencegah lonjakan gula darah, yang jika dibiarkan dapat memicu produksi kolesterol lebih tinggi dalam tubuh.
Ciplukan yang matang berwarna kuning ternyata tidak hanya bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Buah ini juga diketahui mengandung sejumlah nutrisi yang mendukung berbagai aspek kesehatan.
Manfaat lainnya antara lain membantu melawan peradangan, mengontrol berat badan, menjaga kadar gula darah, memperkuat tulang, menjaga kesehatan mata, hingga meningkatkan daya tahan tubuh.
Dengan berbagai manfaat tersebut, buah ciplukan layak dipertimbangkan sebagai bagian dari pola makan sehat, terutama bagi mereka yang ingin menjaga kadar kolesterol tetap stabil secara alami.
