JAKARTA – Sirkuit Mandalika tak hanya menjadi panggung balapan kelas dunia, tapi juga mempertemukan budaya lokal dengan ajang global. Sosok Rayyan Arkan Fikha, bocah asal Sungai Kuantan, Riau, yang dikenal luas lewat tarian pacu jalur dan aura farming, mencuri perhatian pada gelaran MotoGP Indonesia 2025, Sabtu (4/10/2025).
Rayyan tampil memukau sebelum dimulainya Sprint Race dengan memperagakan tarian khasnya yang sempat viral di media sosial. Penampilannya tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga menarik perhatian sang juara dunia MotoGP 2025, Marc Marquez.
The Baby Alien, yang pernah menirukan tarian Rayyan usai kemenangannya di MotoGP Jerman Juli lalu, menghampiri Rayyan di paddock dan mengajaknya menarikan pacu jalur bersama. Momen unik itu terekam dan menjadi viral di berbagai platform media sosial.
“Kamu jadi terkenal, kan? Gimana caranya kamu jaga keseimbangan waktu nge-dance di sana?” tanya Marquez pada Rayyan, dikutip dari video unggahan resmi MotoGP.
Sebagai bentuk apresiasi, Marquez menghadiahkan sepatu spesial balap miliknya untuk Rayyan dan mengajak bocah itu berfoto bersama. Ia menyebut momen tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal Indonesia.
“Ini luar biasa. Kami senang bisa mengangkat budaya lokal Indonesia ke panggung dunia,” ujar Marquez, dikutip dari Lombok Post.
Rayyan, yang dulu dikenal hanya sebagai penari kecil di ujung perahu pacu jalur, kini dijuluki duta kecil budaya Riau. Pemerintah daerah menyambut baik fenomena ini sebagai momentum promosi budaya dan pariwisata Riau ke kancah internasional.
Perjalanan Rayyan dari Sungai Kuantan hingga ke Sirkuit Mandalika menjadi bukti bahwa warisan budaya tak mengenal batas. Tarian tradisional yang sederhana kini menjembatani dunia olahraga dan budaya, menghubungkan desa dan dunia.