JAKARTA – Ketegangan yang terus berlangsung di sepanjang perbatasan Durand antara Pakistan dan Afghanistan mendorong kedua negara untuk melanjutkan dialog diplomatik demi mencari solusi damai
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Shafqat Ali Khan, pada Jumat menyampaikan bahwa Islamabad dan Kabul tengah terlibat dalam “dialog konstruktif” untuk meredakan eskalasi.
“Pakistan dan Afghanistan terlibat dalam dialog konstruktif demi mencapai resolusi damai atas ketegangan perbatasan yang sedang berlangsung,” ujar Shafqat Ali Khan dalam pengarahan kepada media yang dilansir Anadolu, Sabtu (18/10/2025).
Ia menambahkan bahwa komunikasi terbaru antara kedua negara menunjukkan adanya peningkatan rasa saling percaya dan pengertian. Dalam pernyataannya, Khan menekankan harapan Pakistan terhadap komitmen pemerintah Taliban dalam menindak kelompok teroris.
“Pakistan mengharapkan pemerintah Taliban untuk mengambil langkah-langkah spesifik terhadap teroris dan memastikan bahwa wilayah Afghanistan tidak digunakan untuk tujuan teroris,” ujarnya.
Pakistan Komitmen Pentingnya Kerjsa sama Bilateral
Khan juga menegaskan komitmen Pakistan terhadap kedaulatan negara tetangga dan pentingnya kerja sama bilateral.
“Pakistan menghormati kedaulatan Afghanistan dan berkomitmen untuk berdialog dan bekerja sama guna mengatasi tantangan bersama, yaitu terorisme,” tegasnya.
Ketegangan memuncak sejak pecahnya bentrokan pada 15 Oktober di sepanjang Garis Durand—perbatasan yang tidak diakui secara resmi oleh pihak Kabul. Insiden itu mendorong militer Pakistan meluncurkan serangan terhadap posisi yang diduga sebagai basis kelompok teroris di wilayah Afghanistan, sebagai respons atas serangan terhadap pos penjagaan perbatasan.
Sebagai langkah meredakan konflik, pada Rabu, Kementerian Luar Negeri Pakistan mengumumkan adanya kesepakatan gencatan senjata sementara selama 48 jam.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, pada Kamis malam menyatakan kesiapan negaranya untuk kembali ke meja perundingan.
“Pakistan siap berunding dengan Afghanistan dan sedang menunggu tindakan dari Kabul,” ujar Sharif.
Menurut laporan Reuters pada Jumat malam, kedua negara sepakat memperpanjang gencatan senjata hingga proses dialog tuntas dalam pertemuan yang dijadwalkan berlangsung di Doha.
