JAKARTA – Pemerintah menargetkan peningkatan Rp1.000 triliun dari komoditas bernilai tinggi melalui pengolahan dalam negeri. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan shift dari ekspor bahan mentah ke produk jadi seperti cokelat dari kakao.
“Jadi yang kita ekspor bukan lagi bahan mentah, tapi bahan jadi. Contohnya kakao atau cokelat. Kita proses di dalam negeri sehingga menjadi cokelat, bukan kakao mentah yang diekspor ke negara lain,” jelas Amran Sulaiman.
Inisiatif ini bagian dari finalisasi arahan Presiden. “Itulah maksud Bapak Presiden. Kita melakukan finalisasi. Karena ke depan, komoditas yang bernilai tinggi di dunia adalah yang sedang kita finalisasi sekarang. Potensinya bisa mencapai peningkatan Rp1.000 triliun,” ujarnya.
Langkah ini melengkapi transformasi 3 juta hektare lahan pertanian modern, setara standar Amerika dan China, untuk daya saing global.
