JAKARTA – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 melanda wilayah Maluku Tenggara pada Kamis, 23 Oktober 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa gempa tektonik ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami.
Pusat gempa terdeteksi di laut, tepatnya 192 kilometer barat daya Maluku Tenggara, pada kedalaman 117 kilometer. Getaran gempa terasa hingga beberapa daerah di Papua Barat dan Maluku, termasuk Sorong, Kaimana, serta Saumlaki.
“Telah terjadi gempa bumi dengan magnitudo 6,1, lokasi pusat gempa berada di laut 192 km barat daya Maluku Tenggara, waktu 23 Oktober 2025, kedalaman 117 km. Gempa ini dirasakan dengan intensitas MMI II di Sorong, MMI III di Kaimana, dan MMI II di Saumlaki,” tulis BMKG.
BMKG menyampaikan bahwa informasi awal ini diolah secara cepat, sehingga data masih dapat berubah setelah analisis lebih lengkap. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
“Hati-hati terhadap gempa susulan yang mungkin terjadi,” imbau BMKG.
Hingga kini, belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat gempa ini. BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut untuk antisipasi dini.