Sebuah jet tempur Tejas buatan India jatuh saat melakukan atraksi udara di ajang Dubai Air Show, Jumat (21/11), dan menewaskan sang pilot. Angkatan Udara India (IAF) menyatakan telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut.
Menurut keterangan saksi, jet itu tengah melakukan manuver pada ketinggian rendah sekitar pukul 14.15 waktu setempat (10.15 GMT) ketika tiba-tiba kehilangan kendali dan jatuh, sebelum terbakar hebat.
Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap hitam pekat membubung dari area di belakang pagar landasan pacu. Pemerintah Dubai juga merilis foto tim pemadam kebakaran yang berupaya memadamkan puing pesawat yang masih mengepul, dan memastikan bahwa situasi darurat telah ditangani dengan cepat.
Insiden ini terjadi pada hari terakhir Dubai Air Show, salah satu pameran penerbangan terbesar di Timur Tengah. Kecelakaan ini merupakan yang kedua bagi jet tempur Tejas, setelah insiden serupa terjadi pada 2024 saat latihan.
Jet tempur Tejas sendiri merupakan pesawat andalan India yang diproduksi menggunakan mesin General Electric, dan menjadi bagian penting dari program modernisasi angkatan udara negara tersebut, yang selama ini masih banyak mengandalkan armada buatan Rusia dan era Uni Soviet.
