JAKARTA – Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat tim.
Gol dramatisnya terjadi si menit 90+8 yang memaksa Persebaya pulang hanya dengan satu poin dalam laga BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Jumat (28/11/2025).
Tandukan Dendi pada masa injury time, yang berawal dari lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Persebaya, memecah kebuntuan Bhayangkara setelah sebelumnya tertinggal akibat gol bunuh diri Putu Gede pada menit 82.
Sejak peluit awal, Bhayangkara dan Persebaya menampilkan permainan terbuka dengan tempo tinggi yang membuat pertandingan berjalan intens sepanjang babak pertama.
Peluang awal Persebaya datang dari tembakan keras Milos Raickovic pada menit ke-16, tetapi bola berhasil diblok barisan belakang Bhayangkara yang tampil disiplin.
Tekanan berlanjut ketika Persebaya memperoleh kesempatan dari situasi sepak pojok yang memaksa kiper Aqil Savik melakukan antisipasi cepat.
Bhayangkara merespons dengan peluang emas menit ke-21 lewat tandukan Nehar Sadiki, namun kiper Ernando Ari menunjukkan refleks tajam untuk mengamankan bola.
Tuan rumah kembali mengancam pada menit ke-28 melalui sepakan Sadat dari sudut sempit, tetapi arah bola masih melenceng jauh dari gawang Persebaya.
Pada menit ke-44 dan 45, Sadat kembali menguji ketangguhan Ernando lewat dua percobaan beruntun yang masih bisa ditepis kiper muda Timnas Indonesia itu.
Memasuki babak kedua, alur jual beli serangan tetap intens ketika kedua tim sama-sama menekan dan menghasilkan beberapa peluang berbahaya.
Hingga menit ke-80, upaya kedua kesebelasan belum mampu mengubah skor sebelum kesalahan Putu Gede membuka keunggulan bagi Persebaya.
Kemenangan yang sudah di depan mata bagi tim tamu akhirnya buyar setelah Dendi mencetak gol penyeimbang di detik-detik akhir pertandingan.
Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang sehingga Bhayangkara dan Persebaya harus puas berbagi satu angka.
Hasil imbang ini menempatkan Bhayangkara di posisi ketujuh klasemen sementara BRI Super League dengan 19 poin hasil lima kemenangan, empat imbang, dan empat kekalahan.
Sementara itu, Persebaya tertahan di urutan kedelapan dengan 17 poin dari empat kemenangan, lima hasil imbang, dan tiga kekalahan.***