JAKARTA – Pertarungan sengit antara Atletico Madrid dan Barcelona di leg pertama semifinal Copa del Rey Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, berubah menjadi perbincangan hangat setelah muncul video Diego Simeone yang tampak melakukan provokasi terhadap Lamine Yamal.
Simeone terlihat mengacungkan tiga jari ke arah pemain muda Barcelona itu sesaat setelah Ademola Lookman mencetak gol ketiga yang memastikan keunggulan 3-0 bagi Atletico Madrid.
Aksi tersebut langsung viral di media sosial dan memicu komentar dari para penggemar serta pengamat yang menilai gestur itu sebagai “gertakan khas” Simeone, yang kerap memainkan perang mental di lapangan.
Ini bukan kali pertama pelatih asal Argentina itu terseret polemik dengan pemain lawan. Pada awal musim, Simeone juga sempat terlibat adu mulut dengan bintang Real Madrid, Vinícius Jr, di mana ia terdengar mengatakan: “Florentino akan menendangmu keluar!”
Tak lama setelah kejadian itu, Simeone pun meminta maaf secara terbuka.
“Saya ingin meminta maaf kepada Tuan Florentino dan Tuan Vinícius atas apa yang terjadi.”
“Jelas saja, tidak seharusnya saya menempatkan diri saya pada posisi itu, dan saya mengakui bahwa saya tidak bertindak dengan benar.”
Dengan kemenangan telak di leg pertama, Atletico kini unggul agregat dan berada di posisi aman menjelang duel penentuan di Spotify Camp Nou. Meski begitu, pelatih Barcelona, Hansi Flick, menolak menyerah.
“Kami masih mampu membalikkan keadaan. Kami akan berjuang, dan untuk itu kami butuh dukungan penuh para fans di Spotify Camp Nou.”
“Kami punya peluang untuk membalikkan situasi. Kami bisa memenangkan setiap babak dengan skor 2-0,” ungkap Hansi Flick.
Pertandingan leg kedua dijadwalkan akan berlangsung pekan depan, dan atmosfer panas antara kedua tim diprediksi kembali menyelimuti laga penentuan tersebut.***