Jagat media sosial dihebohkan oleh peredaran video amatir yang merekam iring-iringan seserahan pernikahan bernilai fantastis di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Tak tanggung-tanggung, mahar bernilai miliaran rupiah tersebut memboyong satu unit alat berat ekskavator, mobil SUV mewah GWM Tank 300, Honda Brio, motor Vespa matik, hingga motor trail.
Deretan kendaraan dan alat berat tersebut diangkut beriringan menggunakan beberapa truk towing menuju rumah calon mempelai wanita di Desa Ketro, Kecamatan Karangrayung, Grobogan, dengan pengawalan ketat dari mobil Patwal Satlantas Polres Grobogan.
Tak hanya kendaraan berharga fantastis, prosesi lamaran glamor ini juga melengkapi seserahannya dengan jajaran perabotan rumah tangga modern, seperti set meja kursi hingga mesin cuci, sebagai simbol kesiapan dan kesanggupan pihak pria membina rumah tangga.
Pernikahan Anak Pengusaha Konstruksi dan Kepala Desa
Kepala Desa Ketro, Suwarsih, membenarkan bahwa iring-iringan seserahan super mewah tersebut ditujukan ke rumah salah satu warganya berinisial L, saat melangsungkan pernikahan dengan mempelai pria berinisial R pada Sabtu (8/8/2026).
“Mempelai wanita warga saya yang bekerja di Jakarta. Kalau untuk pengantin pria (R), dia merupakan putra dari Kepala Desa Karangrejo, Ibu Dwi Sri Astutik,” ungkap Suwarsih saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (9/8/2026).
Dikawal Patwal dan Respons Kepolisian
Asal-usul kemewahan mahar tersebut turut dijelaskan oleh Kapolsek Karangrayung, AKP Sunarto. Ia mengonfirmasi bahwa nilai seserahan yang menembus angka miliaran rupiah tersebut wajar adanya, mengingat latar belakang keluarga mempelai pria yang merupakan pengusaha sukses di bidang konstruksi.
“Keluarga pihak laki-laki memang sudah kaya dari dulu dan berlatar belakang pengusaha kontraktor/konstruksi. Kita doakan saja semoga kedua mempelai menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah,” tutur AKP Sunarto.


