JAKARTA – Red Bull mengonfirmasi Isack Hadjar sebagai rekan setim Max Verstappen untuk musim Formula 1 2026. Hadjar, yang tampil impresif pada musim debutnya dengan meraih podium di Grand Prix Belanda, dinilai layak naik ke tim utama berkat konsistensi kualifikasi terbaik di luar empat tim teratas.
Namun, tantangan besar menanti pembalap Prancis itu. Kursi kedua Red Bull kerap disebut sebagai “piala beracun” karena sejak kepergian Daniel Ricciardo pada 2018, tidak ada pebalap yang mampu bertahan lama mendampingi Verstappen.
Hadjar, penggemar berat Lewis Hamilton, mengaku optimistis bisa beradaptasi dengan Red Bull, terlebih dengan adanya regulasi baru pada musim 2026. Meski demikian, Hamilton menyampaikan kekhawatirannya terhadap atmosfer tim.
Tantangan Baru Isack Hadjar
“Saya baru mengetahuinya hari ini. Saya tidak akan berbohong bahwa itu tidak mengkhawatirkan saya,” ujar Hamilton di Abu Dhabi, dilansir dari Crash, Sabtu (6/12/2025). “Dia masih sangat muda dan telah melakukan pekerjaan fenomenal tahun ini. Tetapi kita semua tahu apa yang terjadi ketika orang pergi ke Red Bull dan lingkungan yang dihadapi cukup sulit.”
Promosi Hadjar berdampak pada Yuki Tsunoda yang kehilangan kursi balapnya. Sejak debut pada 2021 bersama AlphaTauri (kini Racing Bulls), Tsunoda sempat diberi kesempatan di Red Bull pada 2025, namun kesulitan bersaing.
Hamilton menilai Tsunoda tetap memiliki kualitas tinggi. “Yuki adalah pembalap yang luar biasa, tetapi setiap pembalap yang datang ke sana memiliki pengalaman umum ini. Itu tidak berarti mereka tidak hebat, jelas ada faktor lain. Saya hanya berharap ada perubahan yang memberinya dukungan yang tepat,” tuturnya.
