Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pura di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sempat lumpuh akibat banjir yang melanda pada Rabu (26/11). Genangan air meninggalkan lumpur coklat pekat, sampah berserakan, serta kondisi ruang pelayanan yang tak layak digunakan.
Namun di tengah keterbatasan, layanan kesehatan tak boleh berhenti. Ancaman penyakit pascabanjir justru membuat keberadaan fasilitas kesehatan semakin krusial. Karena itu, pemulihan RSUD Tanjung Pura dilakukan secara cepat dan terpadu.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Kementerian Kesehatan RI, manajemen RSUD Tanjung Pura bersama Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), serta para relawan bergotong royong membersihkan rumah sakit pada Jumat (12/12).
Pembersihan dilakukan menyeluruh, mulai dari pengangkatan lumpur dan sampah, penyemprotan air, disinfeksi ruangan, hingga pengecekan utilitas. Sejumlah ruang vital berhasil dipulihkan, di antaranya Ruang Farmasi, Radiologi, Laundry CSSD, Rehabilitasi Medik, Rawat Inap Teratai dan Cempaka, serta Ruang Pendaftaran dan layanan penunjang lainnya.
Upaya pemulihan berlanjut pada Sabtu (13/12) dengan fokus pada Ruang IGD, Poliklinik, serta ruang rawat inap tambahan. Bersih-bersih terpadu ini dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan kembali berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.
Kini, sebagian besar area RSUD Tanjung Pura telah dinyatakan bersih dan aman digunakan. Warga Langkat pun kembali dapat mengakses layanan kesehatan yang sempat terhenti akibat bencana.
“Terima kasih atas kolaborasi semua pihak dalam memastikan layanan kesehatan tetap hadir untuk masyarakat,” tulis Kementerian Kesehatan RI dalam unggahan Instagram resminya, Rabu (17/12).
RSUD Muyang Kute Mulai Pulih, Harapan Baru bagi Warga Bener Meriah
Tak hanya di Langkat, bencana banjir dan longsor juga berdampak pada RSUD Muyang Kute di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Rumah sakit ini sempat menghentikan layanan akibat kondisi yang tidak memungkinkan.
Namun kini, RSUD Muyang Kute perlahan kembali beroperasi. Meski pemulihan belum sepenuhnya rampung, berbagai upaya terus dikebut agar masyarakat dapat segera memperoleh layanan kesehatan yang aman dan layak.
Proses pemulihan ini tidak lepas dari sinergi dan dukungan banyak pihak yang bekerja tanpa lelah di tengah kondisi darurat.
“Terima kasih telah saling bahu-membahu tak kenal lelah di kala saudara kita membutuhkan pertolongan,” tulis Kementerian Kesehatan RI dalam unggahan resminya.
Kembalinya layanan RSUD Muyang Kute diharapkan menjadi bagian dari upaya Aceh bangkit pascabencana, sekaligus menghadirkan kembali harapan bagi masyarakat untuk pulih dan melanjutkan kehidupan.