JAKARTA — Kontingen Indonesia pulang dari SEA Games 2025 di Thailand dengan kepala tegak setelah mencatatkan lonjakan prestasi.
Perolehan medali emas di Thailand ini melampaui target dan membuat sejarah baru bagi olah raga Indonesia.
Manager tim beberapa cabang olah raga (cabor) menyampaikan kunci sukses di ajang dua tahunan tersebut.
Menurut mereka motivasi langsung Presiden Prabowo Subianto menjadi motivasi bagi atlet untuk memberikan upaya maksimal.
Dorongan pemerintah diwujudkan lewat kenaikan bonus peraih medali emas hingga dua kali lipat dibanding edisi sebelumnya.
Sebuah langkah strategis yang memperkuat mental bertanding dan kepercayaan diri atlet lintas cabang olahraga.
Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI) Michael Sianipar menegaskan bahwa kebijakan bonus bernilai miliaran rupiah menjadi bahan bakar utama lahirnya emas perdana futsal Indonesia di SEA Games.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Presiden yang berkomitmen mencurahkan perhatian kepada olahraga, bahkan juga memikirkan kesejahteraan para atlet.”
“Terus terang hal ini menjadi penyemangat kami menghadirkan sejarah baru bagi futsal Indonesia dalam ajang SEA Games,” kata Michael dalam keterangannya, Minggu (21/12/2025).
Manajer Timnas Renang Wisnu Wardhana menilai perhatian pemerintah telah mengubah cara pandang perenang muda Indonesia dalam menekuni karier profesionalnya secara lebih total dan fokus.
“Kita punya para perenang muda potensial dan menjanjikan.”
“Dengan perhatian Bapak Presiden yang ditunjukkan dalam SEA Games kali ini, para perenang muda semakin total menjalani profesinya, karena tidak ada lagi kekhawatiran akan masa depan dan kesejahteraan mereka,” ucap Wisnu.
“Atensi Bapak Prabowo membuat mereka juga berambisi untuk mempersembahkan emas.”
“Dan kita sudah lihat buktinya tiga emas di SEA Games kali ini,” ujarnya menambahkan.
Apresiasi serupa datang dari cabang bola basket yang menilai kehadiran langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberi dampak psikologis besar bagi atlet saat bertanding.
“Kehadiran Bapak Menpora menyaksikan timnas basket putri dan putra berarti besar buat kami pengurus federasi, dan tentunya para atlet,” kata Nirmala Dewi, Sekjen Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) dalam keterangannya.
“Komitmen Menpora sejak awal dengan menyediakan anggaran secara maksimal membuat para atlet bisa fokus bertanding.”
“Mereka yakin bahwa perjuangan kami selalu mendapat dukungan dari pemerintah,” ujar Nirmala.
Dari cabang hoki es, dukungan negara dinilai menjadi fondasi utama terciptanya sejarah emas pertama Indonesia di SEA Games.
“Kesuksesan timnas Hoki Es mencetak sejarah baru dengan mengalahkan Thailand dan memenangkan medali emas, tentu berkat dukungan penuh pemerintah” kata dia.
“Kami tidak ingin menyia-nyiakan kepercayaan Bapak Presiden dan kesempatan yang diberikan oleh Bapak Menpora.”
“Apalagi, Bapak Menpora Erick Thohir menjadi sosok yang ada di belakang lahirnya timnas Hoki Es pada 2016 lalu,” ujarnya menambahkan.
“Dan selalu konsisten menunjukkan dukungan. Rekor emas pertama kami di SEA Games ini adalah jawaban kami terhadap pemerintah yang terus memberikan support.”
Kenaikan anggaran yang diinisiasi Kemenpora juga berdampak pada bertambahnya jumlah kontingen serta kehadiran pejabat negara di arena pertandingan yang dinilai signifikan dalam menjaga moral juang atlet.
Pemerintah memastikan komitmen jangka panjang terhadap kesejahteraan atlet pasca-SEA Games 2025, sementara para atlet menyatakan kesiapan menjaga tren prestasi pada ajang internasional berikutnya demi mengharumkan nama Indonesia.
Perolehan medali SEA Games 2025 Thailand:
***
