Kabar mengejutkan datang dari markas sang juara dunia enam kali. Red Bull Racing secara resmi mengonfirmasi bahwa Kepala Desainer mereka, Craig Skinner, telah meninggalkan tim dengan efek segera. Kepergian ini menandai berakhirnya pengabdian panjang sang arsitek di balik jet darat “Banteng Merah”.
Sosok Kunci di Balik Dominasi Verstappen
Skinner bergabung dengan Red Bull sejak 2006, setahun setelah tim ini lahir. Selama dua dekade, ia menjadi tangan kanan legendaris Adrian Newey—yang baru saja pindah ke Aston Martin—dan Pierre Wache. Kontribusinya sangat vital dalam membawa Max Verstappen meraih gelar juara dunia berturut-turut dari tahun 2021 hingga 2024.
Di bawah kepemimpinan Laurent Mekies, Red Bull sebenarnya tengah menikmati momentum kebangkitan. Berkat serangkaian pembaruan teknis di akhir musim lalu, Verstappen sukses menyapu bersih enam dari sembilan balapan terakhir dan bertarung memperebutkan gelar hingga detik-detik terakhir di seri penutup.
Perpisahan yang Emosional
Menjelang tes pra-musim kedua di Bahrain, Red Bull merilis pernyataan resmi terkait kepergian sang veteran:
“Setelah 20 tahun bersama, Craig Skinner, Kepala Desainer kami, akan meninggalkan tim Red Bull Technology. Craig telah menjadi bagian integral dari kesuksesan kami. Kami berterima kasih atas kerja keras dan dedikasinya, serta mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”
Hingga saat ini, belum diketahui ke mana Skinner akan melabuhkan kariernya. Namun, posisinya diyakini akan diisi sementara oleh talenta internal tim sembari mereka mencari pengganti permanen.
Menatap Era Baru 2026
Kepergian Skinner terjadi saat Red Bull tengah berada dalam fase krusial. Tim ini baru saja memulai debut Power Unit (mesin) perdana mereka hasil kolaborasi dengan Ford. Sejauh ini, mesin tersebut menunjukkan reliabilitas yang luar biasa dan performa yang sukses mencuri perhatian para rival di lintasan.
Red Bull akan bergabung kembali dengan 10 tim rival lainnya di Bahrain pekan ini untuk tes pra-musim terakhir, sebelum terbang ke Melbourne untuk seri pembuka GP Australia pada 6-8 Maret mendatang.