BANDUNG β Persib Bandung memilih tidak membebani diri dengan target juara di Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim itu justru akan dimanfaatkan sebagai ajang membangun kondisi fisik, memperkuat chemistry tim, sekaligus mematangkan persiapan menghadapi musim 2026-2027 yang dipenuhi agenda kompetisi domestik dan internasional.
Keputusan tersebut menegaskan bahwa skuad Maung Bandung lebih memprioritaskan kesiapan jangka panjang dibanding mengejar hasil instan di turnamen pramusim.
Piala Presiden 2026 akan digelar pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 dengan Bandung, Jawa Barat, dan Surabaya, Jawa Timur, sebagai tuan rumah.
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan bahwa turnamen tersebut merupakan bagian penting dari program persiapan tim, terutama untuk meningkatkan kebugaran para pemain setelah menjalani masa pramusim.
βKami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,β ujar Igor Tolic, dikutip dari laman resmi Persib, Kamis (9/7/2026).
Pernyataan itu menunjukkan bahwa staf pelatih lebih mengutamakan proses pembentukan tim dibanding memburu gelar. Menurut Igor, kondisi fisik para pemain harus mencapai level optimal sebelum memasuki musim kompetisi yang diprediksi jauh lebih berat.
Musim 2026-2027 menjadi salah satu musim tersibuk yang akan dijalani Persib. Klub kebanggaan Bobotoh itu dijadwalkan tampil di empat kompetisi sekaligus, yakni Super League, League Cup, AFC Champions League Two, dan ASEAN Club Championship.
Padatnya agenda pertandingan membuat tim pelatih harus menyusun program persiapan secara bertahap agar seluruh pemain mampu menjaga konsistensi performa sepanjang musim.
Igor mengatakan fokus utama Persib saat ini adalah memastikan tim siap menghadapi pertandingan-pertandingan penting, khususnya di level Asia.
βTarget utama bagi kami adalah siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya,β katanya.
Selain meningkatkan kebugaran, Piala Presiden juga akan menjadi kesempatan bagi para pemain baru maupun pemain lama untuk membangun kekompakan di dalam tim. Adaptasi terhadap atmosfer pertandingan kompetitif dinilai penting sebelum memasuki jadwal resmi musim baru.
βKami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September,β tambah Igor.
Dengan pendekatan tersebut, Persib berharap seluruh pemain mampu memahami filosofi permainan yang diterapkan tim pelatih sekaligus memperkuat hubungan dengan para pendukung yang akan memenuhi stadion selama turnamen berlangsung.
Di Piala Presiden 2026, Persib tergabung di Grup A bersama Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, dan Tampines Rovers asal Singapura. Seluruh pertandingan grup ini akan dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Grup A diperkirakan menghadirkan persaingan menarik karena mempertemukan wakil Indonesia dengan dua klub Asia Tenggara yang memiliki pengalaman di kompetisi regional. Bagi Persib, pertandingan-pertandingan tersebut menjadi kesempatan mengukur kesiapan tim sebelum memasuki kalender kompetisi yang sesungguhnya.
Sementara itu, Grup B dihuni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port FC dari Thailand. Semua laga di grup tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Meski tidak memasang target tinggi, Persib tetap diprediksi menjadi salah satu tim yang menyita perhatian publik. Status sebagai tuan rumah, dukungan besar dari Bobotoh, serta kehadiran pelatih baru membuat perjalanan Maung Bandung di Piala Presiden 2026 menjadi sorotan.
Turnamen pramusim ini pun akan menjadi tolok ukur awal sejauh mana Persib mampu membangun fondasi permainan dan kesiapan fisik sebelum menghadapi tantangan yang lebih besar di kompetisi nasional maupun Asia pada musim 2026-2027.