JAKARTA – Persaingan mendapatkan Eli Junior Kroupi memasuki babak baru setelah Tottenham Hotspur dikabarkan siap melayangkan tawaran bernilai sangat besar.
Paris Saint-Germain sebelumnya terus memantau perkembangan penyerang muda Bournemouth tersebut sebagai salah satu target utama.
Namun, situasi kini berubah karena klub asal London itu siap mengambil langkah agresif di bursa transfer musim panas.
Laporan VIPSG.Fr menyebut Tottenham tengah menyiapkan proposal senilai 85 juta pound sterling atau sekitar 98 juta euro.
Nominal tersebut menunjukkan besarnya keyakinan Spurs terhadap potensi sang penyerang muda.
Tawaran itu juga menjadi sinyal bahwa klub-klub elite Liga Inggris semakin serius memburu salah satu talenta menyerang paling menjanjikan saat ini.
Bagi PSG, manuver Tottenham diperkirakan akan membuat persaingan transfer semakin sulit.
Klub ibu kota Prancis memang mengagumi karakter permainan Kroupi, tetapi persaingan dari Premier League berpotensi mendongkrak nilai transfer secara signifikan.
Jika tawaran itu benar-benar diajukan, Tottenham akan mengirim pesan kuat kepada Bournemouth sekaligus para pesaing lain.
Meski demikian, Bournemouth belum menunjukkan tanda-tanda ingin melepas pemain mudanya pada musim panas ini.
Manajemen The Cherries masih menganggap Eli Junior Kroupi sebagai bagian penting dari proyek tim.
Klub tersebut juga belum berniat membuka negosiasi meski ada kemungkinan menerima tawaran mendekati 100 juta euro.
Sikap tegas Bournemouth membuat persaingan transfer semakin menarik untuk diikuti.
Tottenham terus menekan agar kesepakatan bisa tercapai.
PSG tetap memantau perkembangan situasi sambil menunggu peluang yang mungkin terbuka.
Saga transfer Eli Junior Kroupi pun berpotensi menjadi salah satu cerita terbesar pada jendela transfer musim panas.
Kini perhatian tertuju pada keputusan Bournemouth, apakah mereka akan tetap mempertahankan sang striker atau tergoda oleh tawaran fantastis dari Tottenham.
Jika Spurs benar-benar menggelontorkan dana hampir 100 juta euro, peluang PSG merekrut Kroupi diprediksi akan semakin berat.***