JAKARTA – Mantan pebalap MotoGP, Jorge Lorenzo akhirnya mengungkap salah satu rahasia besar di balik keberhasilannya merebut gelar juara dunia MotoGP 2025. Di tengah rivalitas panas dengan rekan setimnya, Valentino Rossi, Lorenzo mengaku melakukan langkah ekstrem demi menjaga performa tetap pada level tertinggi.
Musim 2015 dikenal sebagai salah satu musim paling kontroversial dalam sejarah MotoGP. Lorenzo keluar sebagai juara dunia untuk ketiga kalinya, sementara Rossi menuding adanya konspirasi dengan Marc Marquez. Polemik itu masih menjadi bahan perbincangan hingga satu dekade kemudian.
Dalam wawancara terbaru yang dikutip dari Crash, Sabtu (27/12/2025), Lorenzo menceritakan obsesinya untuk mengalahkan Rossi dengan persiapan fisik yang luar biasa. Ia memodifikasi motorhome pribadinya menjadi pusat pemulihan berteknologi tinggi, termasuk memasang cryosauna. “Saya menjalani terapi suhu ekstrem hingga minus 180 derajat Celsius selama tiga menit setelah setiap sesi latihan dan balapan,” ungkapnya.
Jorge Lorenzo dan Rahasia di Paddock
Cryotherapy tersebut membantu mempercepat pemulihan otot, mengurangi peradangan, dan menjaga kondisi tubuh tetap prima sepanjang musim. Namun, Lorenzo merahasiakan seluruh proses itu karena motorhome Rossi selalu terparkir di sebelahnya. “Saya ingin merahasiakannya… bahkan manajer saya tidak tahu,” tegasnya.
Selain cryosauna, Lorenzo juga membawa tim pendukung pribadi lengkap dengan dokter dan fisioterapis. “Saya melakukan segalanya agar setiap hari bisa menjadi lebih kuat,” ujarnya.
Setelah musim penuh intrik itu, hubungan internal di Yamaha memburuk. Lorenzo kemudian pindah ke Ducati pada 2017, sebelum menutup karier MotoGP pada 2019 bersama Honda akibat cedera.
Pengakuan ini menambah dimensi baru dalam rivalitas legendaris Lorenzo–Rossi, yang ternyata bukan hanya soal adu cepat di lintasan, tetapi juga strategi tersembunyi di balik layar.