JAKARTA – Pembalap Honda MotoGP, Luca Marini, menegaskan dirinya tetap memiliki keterikatan erat dengan VR46 Acadeny meski kini berstatus sebagai pembalap tim pabrikan Honda.
Adik tiri Valentino Rossi itu memulai debut MotoGP bersama Avintia Ducati yang dikelola VR46 pada 2021, sebelum bergabung dengan tim VR46 saat debut mereka di kelas utama pada 2022. Marini bertahan hingga 2024 sebelum dipilih sebagai pengganti Marc Marquez di Honda.
Setelah menjalani musim pertama yang sulit, Marini tampil konsisten bersama Honda dan membangun reputasi sebagai pengembang motor yang efektif. Honda kemudian mengonfirmasi kursinya untuk musim 2026, di tengah rumor Jorge Martin yang sempat dikaitkan.
Meski kursi tim pabrikan Honda diprediksi menjadi bagian penting dalam bursa pembalap 2027, Marini menegaskan komitmennya untuk memperpanjang masa bakti bersama HRC. Ia juga menepis anggapan bahwa keterlibatannya dengan VR46 akan berkurang.
“Bukan begitu,” ujarnya kepada dikutip dari Crash, Rabu (31/12/2025). “Kapan pun saya bisa, saya menghabiskan waktu bersama mereka. Saya tidak sedang dalam proses menjadi independen; yang saya coba lakukan hanyalah memberikan 100% setiap akhir pekan.”
Marini menambahkan, kesibukan di tim pabrikan membuat waktu bersama rekan-rekan VR46 lebih terbatas. “Sekarang [Marco] Bezzecchi juga berada di tim pabrikan, begitu pula Pecco [Bagnaia]. Bersama-sama memang tidak mudah, tetapi di antara kami, semuanya sama seperti biasanya,” katanya.
Marini menutup musim 2025 di posisi ke-13 klasemen, hanya terpaut enam poin dari Johann Zarco yang meraih kemenangan untuk LCR Honda di Le Mans. Ia sempat absen tiga putaran akibat kecelakaan di Suzuka 8 Hours, namun bangkit dengan hasil terbaiknya sebagai pembalap Honda: finis kelima di Balaton Park dan Mandalika.