SUMUT – Personel Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif 122/Tombak Sakti dari Kodam I/Bukit Barisan turun langsung membersihkan rumah-rumah warga yang tertimbun material longsor di Desa Dolok Nauli, Dusun II, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis (8/1/2026).
Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025. Material tanah, batu, dan kayu yang menutupi permukiman serta jalur akses warga dibersihkan secara manual oleh prajurit TNI guna mengembalikan kondisi lingkungan ke keadaan normal.
Kegiatan pembersihan ini menunjukkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendampingi masyarakat yang masih berjuang pulih dari dampak bencana besar di Sumatera Utara. Wilayah Adian Koting menjadi salah satu daerah dengan dampak terparah, ditandai dengan puluhan rumah rusak serta akses jalan yang sempat terputus dalam waktu lama.
Personel Satgas Gulbencal dikerahkan untuk mengangkat material longsor yang menimbun rumah warga dan membersihkan area sekitar permukiman. Langkah ini dinilai dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses rehabilitasi lingkungan terdampak.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan rasa aman serta menumbuhkan semangat warga untuk bangkit dan melanjutkan kehidupan pascabencana.
Warga Desa Dolok Nauli menyambut baik dan mengapresiasi bantuan cepat tanggap yang diberikan oleh Satgas Gulbencal Yonif 122/Tombak Sakti. Dengan selesainya kegiatan pembersihan, permukiman di Dusun II diharapkan segera kembali bersih sehingga aktivitas sehari-hari masyarakat, seperti berkebun dan berinteraksi antarwarga, dapat berangsur normal.
Upaya serupa terus dilakukan di berbagai titik terdampak lainnya di Tapanuli Utara, seiring dengan program relokasi dan pembangunan hunian tetap yang tengah digencarkan pemerintah. Meski bencana ini menyebabkan kerugian besar, solidaritas dari berbagai pihak, termasuk TNI, menjadi harapan bagi warga untuk memulai kembali kehidupan mereka.