Seekor kucing belang tiga bernama Yontama resmi dilantik sebagai kepala stasiun kucing ketiga di sebuah stasiun kereta lokal di Jepang. Penunjukan ini melanjutkan tradisi unik yang telah berlangsung hampir dua dekade untuk mendongkrak pariwisata sekaligus menyelamatkan jalur kereta dari tekanan finansial.
Prosesi pelantikan digelar di Stasiun Kishi, Jalur Kishigawa, yang dikelola oleh Wakayama Electric Railway. Dalam acara yang sama, seekor kucing lain bernama Rokutama diperkenalkan sebagai kucing magang terbaru yang kelak dipersiapkan untuk peran serupa.
Yontama menggantikan Nitama, pendahulunya yang juga kucing belang tiga dan meninggal dunia pada November tahun lalu. Nitama kini dianugerahi gelar kepala stasiun kehormatan sebagai bentuk penghormatan atas jasanya.
Dari Tama hingga Yontama, Ikon Kebangkitan Jalur Lokal
Jalur Kishigawa pertama kali mencuri perhatian nasional pada 2007 setelah mengangkat Tama sebagai kepala stasiun kucing pertama. Langkah tersebut terbukti sukses besar, menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri, serta menghidupkan kembali jalur kereta yang sempat terancam tutup.
Keberhasilan itu, seperti dilaporkan Kyodo News (7/1/2026), menginspirasi operator kereta lokal lain di Jepang untuk mengangkat hewan—mulai dari kucing, anjing, hingga kelinci—sebagai kepala stasiun demi meningkatkan daya tarik wisata.
“Saya berharap para kepala stasiun kucing terus menjaga Jalur Kishigawa,” ujar Chisako Asano (52), warga Fujiidera, Prefektur Osaka, yang mengaku telah menjadi penggemar sejak era Tama.
Dilantik Resmi, Dapat Fasilitas Istimewa
Di depan bangunan stasiun di Kota Kinokawa, Prefektur Wakayama, Presiden Wakayama Electric Railway Mitsunobu Kojima secara simbolis mengalungkan medali bertuliskan jabatan kepala stasiun ke leher Yontama di hadapan para pengunjung.
Usai upacara, Kojima menyatakan harapannya agar Yontama dapat memimpin di masa ketika jalur kereta lokal menghadapi perubahan besar. Selain Yontama, dua kucing lain yang sebelumnya bertugas di stasiun juga mendapat promosi jabatan.
Manajemen menegaskan bahwa penunjukan tersebut dilakukan secara resmi dan masuk dalam struktur operasional perusahaan. Para kucing kepala stasiun juga memperoleh berbagai fasilitas, mulai dari makanan, perawatan kesehatan khusus, hingga tunjangan lain yang nilainya bahkan melampaui upah minimum regional.
